Putus Rekor Minor

Arema FC Ingin Akhiri Kekalahan Beruntun di Kandang
MALANG POSCO MEDIA-Kompetisi BRI Super League 2025/2026 kembali berlanjut. Di pekan 15 yang berlangsung Selasa (23/12) sore ini, Arema FC akan menghadapi Madura United. Menjamu Laskar Sape Kerrab di Stadion Kanjuruhan, Tim Singo Edan bertekad menyudahi hasil minor saat bermain di rumahnya sendiri.
Sebelum menjamu Madura United, catatan home Arema FC memang minor. Empat laga beruntun Alfarizi dkk menelan kekalahan. Mulai dari kalah saat lawan Dewa United (1-2), Persib (1-2), Borneo FC (1-3) dan terakhir Persija (1-2) pada pekan 12.
Tak pelak, Arema FC pun mendapatkan desakan untuk segera menyudahi catatan negatif tersebut. Aremania sempat mencegat penggawa Arema FC setelah laga home lawan Borneo FC.
Tim pelatih sudah menjanjikan segera mendapatkan kemenangan. Hal ini ditegaskan kembali Asisten Pelatih Arema FC Andre Caldas jelang pertandingan pekan ini. Dia yang bertugas menggantikan Marcos Santos karena masih izin pulang ke Brasil
mengakui, telah melakukan persiapan untuk berburu kemenangan di kandang.
Menurut dia, timnya telah menjalani persiapan hampir dua pekan. Waktu tersebut
dinilai cukup kembali meraih kemenangan di laga kandang.
“Persiapan kami sangat bagus. Kami menjalani hampir 10 hari sesi latihan sejak kami beristirahat (libur kompetisi). Ketika kami kembali, kami harus tampil sangat kuat dan fokus, karena kami tahu bahwa kami menghadapi tantangan besar melawan Madura dan kami perlu memenangkan pertandingan,” ungkapnya.
Dia mengatakan, timnya telah melakukan analisis pada calon lawan demi memaksimalkan potensi tiga poin. Menurutnya, Arema FC tak akan meremehkan Madura United yang musim ini belum juga tampil stabil hingga menjelang pertengahan musim.
Madura United berada di posisi 14 dengan 13 poin. Namun, capaian ini hanya berjarak empat poin dari Arema FC yang mengoleksi 17 poin di posisi 10.
“Tidak ada tim yang bisa dibilang lemah atau terlalu kuat di sini. Setiap pekan kita bisa melihat hasil yang tidak mudah, seperti Malut United yang menang 2-0 atas Persib Bandung, sang juara bertahan. Itu bukan pertandingan yang mudah,” jelasnya.
Ditambahkannya, kekuatan dan kelemahan tim pun sudah dikantongi. Andre dan tim pelatih sudah menonton dan menganalisis Madura United.
“Mereka punya cara bermain yang khas. Kami telah menyiapkan strategi untuk memenangkan pertandingan. Kami siap untuk memberi kejutan untuk mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Madura United Carlos Parreira tidak gentar ketika menjalani away ke markas Arema FC. Meskipun masih tertatih di papan bawah, dia meyakini bila perubahan pendekatan dan pola permainan yang diterapkannya akan membawa dampak signifikan, terutama, dalam hal performa tim.
Carlos Parreira mengatakan, skuad Madura United memiliki potensi dan kualitas yang cukup baik. Menurutnya, konsistensi dan proses yang bertahap menjadi kunci untuk mengejar ambisi besar klub dalam memperbaiki posisi klasemen.
“Di musim yang berbeda ini, tentunya kami akan melakukan hal yang berbeda juga untuk menjadi juara. Kita akan lakukan dengan pelan-pelan,” tutur dia. (ley/van)



