Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Mobil Jip di RS UMM

BARANG BUKTI: Polisi mengamankan mobil jip sebagai barang bukti penemuan mayat di RS UMM, Senin (28/9) pagi. MPM - KHALQINUS TAADDIN
Pemutihan Pajak Daerah 2026

MALANG POSCO MEDIA  – Masyarakat yang berada di RS UMM mendadak digegerkan oleh penemuan mayat dalam kondisi mengenaskan di dalam mobil, Senin (28/9) pagi. Penemuan tersebut diketahui lantaran adanya bau tidak sedap yang bersumber dari mobil jip.

Informasi yang dihimpun Malang Posco Media di lapangan, bau tidak sedap dirasakan oleh pekerja kuli bangunan. Setelah dicek ke mobil jip, didapati sosok pria yang sudah meninggal dunia. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke security atau petugas keamanan RS UMM, lalu diteruskan ke pihak kepolisan.

Hingga petang, aparat kepolisian masih melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) dari sejumlah pihak di kawasan RS UMM, termasuk menyisir kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi penemuan.

Pemutihan Pajak Daerah 2026

Penemuan mayat di dalam mobil ini berada di belakang ruang IGD RS UMM. Mobil jip kemudian dibawa ke Mapolsek Dau dan dipasangi garis polisi sebagai barang bukti (BB) kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Dau, Kompol Purwanto Sigit Raharjo, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan penemuan jenazah di dalam mobil pada pukul 10.00 WIB. Jajaran kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami langsung melaksanakan olah TKP, mengumpulkan alat bukti, serta memeriksa saksi-saksi agar bisa mengerucut, ini peristiwa apa yang terjadi,” ujar Kompol Sigit saat ditemui di kantornya.

Sigit mengatakan, identitas korban berinisial AM, seorang pria berusia 59 tahun yang beralamat di kawasan Puncak Joyoagung, Malang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, posisi korban ditemukan dalam kondisi duduk di kursi bagian kemudi mobil. Belum diketahui apakah ada luka-luka di tubuh korban atau tindak kriminalitas dalam penemuan ini.

Pihak kepolisian tidak tergesa gesa atau berasumsi dalam menangani perkara ini.

“Masih dalam proses penyelidikan. Saat ini jenazah sudah  di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk dilaksanakan autopsi, ” terang Sigit.

Berdasarkan penelusuran pihak kepolisian, belum ditemukan riwayat penyakit  korban pada data di RS UMM.

“Di data Rumah Sakit UMM tidak ada (riwayat penyakit),” kata Sigit.

Kondisi jenazah, AM ditemukan telah mengeluarkan aroma tidak sedap dan diduga telah meninggal dunia selama beberapa hari. Namun demikian pihak kepolisian menegaskan masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi.

Hingga malam, pihak kepolisian masih belum dapat menyimpulkan ada tidaknya unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.

Seluruh rangkaian proses penyelidikan masih terus berjalan secara intensif guna mengungkap motif dan kronologis secara utuh.

“Untuk kepastian penyebab kematian maupun berapa lama korban telah meninggal, kami masih menunggu hasil autopsi dan keterangan resmi dari  tim medis yang saat ini berproses, ” jelas Kompol Sigit. (den/jon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *