BPBD Kota Batu Sabet Penghargaan Ekspedisi 81 Gunung Arjuno

TERIMA: BPBD Kota Batu terima penghargaan dari Wali Kota Batu atas program ekspedisi 81 Gunung Arjuno.
Pemutihan Pajak Daerah 2026

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Komitmen nyata dalam menjaga kelestarian alam kembali membuahkan hasil manis bagi Pemerintah Kota Batu. Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko secara resmi menerima penghargaan bergengsi dari Gubernur Jawa Timur atas dedikasi dan dukungannya dalam menyukseskan Ekspedisi 81 Gunung Arjuno.

Ekspedisi penuh tantangan ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang menaklukkan medan berat hingga ketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Wali Kota Batu Nurochman memberikan apresiasi tinggi atas peran aktif BPBD dalam mengawal kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa menjaga kelestarian alam mustahil dilakukan sendirian, butuh semangat gotong royong dan kolaborasi erat antardaerah, khususnya di kawasan Malang Raya.

Pemutihan Pajak Daerah 2026

Lebih lanjut, Nurochman berpesan agar kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti sebatas seremonial belaka, melainkan harus terus diwujudkan lewat aksi nyata yang konsisten di tengah masyarakat. “Sebagai bagian dari Malang Raya, sudah sepatutnya kita bersama-sama bergandengan tangan untuk terus berpartisipasi menjaga, merawat hutan, serta kelestarian lingkungan kita,” tegas Nurochman.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko menyampaikan bahwa Ekspedisi 81 Gunung Arjuno yang baru saja sukses digelar tahun ini merupakan langkah strategis perdana yang dirancang khusus untuk memitigasi serta memetakan kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di jalur pendakian dan wilayah Gunung Arjuno yang masuk dalam teritori Kota Batu.

Pendakian penuh tantangan hingga ketinggian 3.339 MDPL ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem peringatan dini bencana berbasis lapangan.

“Ekspedisi 81 ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan pada tahun ini. Fokus utama kami adalah melakukan pemetaan secara komprehensif serta memitigasi kawasan-kawasan yang dinilai rawan karhutla di wilayah teritori Gunung Arjuno yang masuk Kota Batu,” ujar Suwoko.

Suwoko menambahkan, keberhasilan ekspedisi ini tidak lepas dari sinergi lintas sektor yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga para komunitas pecinta alam. Kolaborasi yang solid ini membuktikan bahwa penanggulangan bencana dan pelestarian alam membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Melihat hasil positif yang dicapai di lapangan, BPBD Kota Batu memastikan bahwa program mitigasi terpadu ini tidak akan berhenti sampai di sini. Program serupa akan kembali dilanjutkan pada tahun depan karena dinilai sangat efektif dalam menekan potensi bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan tim gabungan di kawasan hutan lindung. (eri/lim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *