Korban Pesta Miras Maut di Pakis Bertambah, Dua Pasien Kritis Meninggal di RSSA Malang

Total Tujuh Korban Meninggal Dunia
Malang Posco Media, Malang – Tragedi pesta minuman keras (miras) di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, kembali memakan korban jiwa. Dua korban yang sebelumnya dirawat dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, yakni Soim dan Heri, dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (20/12) siang.
Informasi meninggalnya kedua korban tersebut dibenarkan langsung oleh Kapolsek Pakis, AKP Suyanto.
“Betul korban meninggal bertambah. Dua orang yang sebelumnya kritis dirawat di RSSA Malang meninggal dunia siang tadi,” kata Kapolsek Pakis AKP Suyanto saat dikonfirmasi Sabtu (20/12) beberapa saat lalu.
Dengan meninggalnya Soim dan Heri, jumlah korban tewas akibat pesta miras berujung maut di Kecamatan Pakis kini mencapai tujuh orang.
“Total tujuh orang meninggal dunia,” tambah AKP Suyanto.
Sumber internal Malang Posco Media menyebutkan, Heri menghembuskan napas terakhir pada pukul 14.05 WIB, disusul Soim yang meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WIB. Usai dinyatakan meninggal, jenazah kedua korban langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan.
Soim dan Heri diketahui merupakan peserta pesta miras yang digelar di sebuah gudang di Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, pada Sabtu malam (13/12) lalu. Mereka menenggak minuman keras jenis Anggur Merah (amer) bersama Maarif (meninggal dunia), Sugeng (meninggal dunia), Bagus, dan Lihun.
Pesta miras tersebut berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga Minggu (14/12) dini hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban menghabiskan 16 botol minuman keras jenis amer.
Terkait penanganan kasus ini, Polsek Pakis masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan.
“Untuk kasusnya seperti yang kami sampaikan, masih melakukan pendalaman dan penyelidikan. Kami sudah melakukan olah TKP, serta mengamankan barang bukti,” jelas AKP Suyanto.
Saat disinggung mengenai penetapan tersangka, pihak kepolisian menyatakan masih belum menetapkannya.
“Belum,” tegasnya singkat.
Seperti diberitakan sebelumnya, tragedi pesta miras maut di Kecamatan Pakis terjadi di dua lokasi berbeda. Lokasi pertama berada di Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, yang menyebabkan empat korban meninggal dunia (dua di antaranya sempat kritis sebelum akhirnya meninggal di RSSA Malang).
Pesta miras di lokasi ini digelar Sabtu (13/12) malam hingga Minggu (14/12) dini hari. Dua korban meninggal dunia lebih dulu pada Senin (15/12) petang.
Sementara itu, tiga korban tewas lainnya berasal dari pesta miras di Dusun Cokro, Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis. Pesta tersebut digelar mulai Minggu (14/12) pukul 15.00 WIB hingga Senin (15/12) dini hari. Ketiganya meninggal dunia pada Selasa (16/12).
Kasus pesta miras berujung maut ini menjadi peringatan serius akan bahaya konsumsi minuman keras secara berlebihan dan ilegal, sekaligus menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. (ira/aim)










