Misi Kemanusiaan, 310 Pasukan Yonzipur 5/ABW Diberangkatkan ke Aceh

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Sebanyak 310 anggota pasukan TNI dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW diberangkatkan membantu penanggulangan bencana banjir di Aceh. Pelepasan ratusan pasukan dipimpin oleh Bupati Malang HM Sanusi di Lapangan Yonzipur 5/ABW, Kamis (18/12) kemarin.
Tak hanya prajurit, sejumlah kendaraan peralatan berbagai jenis milik TNI turut dikerahkan dalam misi kemanusian ini. Peralatan itu seperti excavator, dump truk, bulldozer, dan mobil penjernih air untuk menangani kesulitan air bersih.
Komandan Yonzipur 5/ABW Letkol Czi Wahyu Wuhono Widhi Nugroho mengatakan, Yonzipur 5/ABW merupakan salah satu dari tiga Batalyon yang dikirim ke lokasi paling terdampak bencana, termasuk di Aceh Tengah.
“Semua dikirim untuk pelaksanaan rehabilitasi. Kami bawa sekitar 310 personel beserta peralatannya. Nanti akan dibawa menggunakan kapal angkatan laut dari Tanjung Perak menuju Lhokseumawe,” urai Letkol Czi Wahyu.
Begitu sampai di sana, prajurit diharapkan segera membuka akses jalan dan jembatan untuk pendistribusian logistik yang akan masuk. Ada tiga titik yang menjadi fokus pengerjaan yakni Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.
Wahyu menjelaskan, belum diketahui estimasi waktu prajurit menjalankan tugasnya di lokasi terdampak bencana tersebut.
“Yang penting kami berangkat dulu untuk membantu saudara kita semaksimal mungkin. Kalau sudah tuntas dan cukup maksimal membantu, saya rasa itulah sudah waktunya kembali, ” ucapnya.
Rencana keberangkatan sendiri masih menunggu kapal TNI AL yang menjemput dan rencananya akhir minggu ini sudah sampai.
“Perjalanan jalur laut bisa antara tujuh sampai sembilan hari dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Lhokseumawe,” beber Wahyu, yang juga sebagai Komandan Satgas Penanggulangan Bencana.
Ia menegaskan pasukan sudah dan selalu siap bergerak demi membantu korban terdampak bencana banjir.
Bupati Malang HM Sanusi berharap, Satgas Penanggulangan Bencana dari Yonzipur 5/ABW dapat memberikan kontribusi nyata dalam proses evakuasi, penanganan darurat, dan pemulihan awal di wilayah terdampak banjir maupun longsor di Provinsi Aceh.
“Saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel Satgas Penanggulangan Bencana, yang sukarela, penuh disiplin, dan semangat pengabdian siap diberangkatkan untuk membantu penanganan bencana di wilayah Sumatera, khususnya Provinsi Aceh,” urai Bupati Malang. Pada kesempatan tersebut, Pemkab Malang juga menitipkan bantuan berupa 200 karton air mineral dan pampers untuk balita. Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang turut memberikan bantuan berupa paket sembako untuk masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. (den/jon)










