Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Tembus 90 Persen

MALANG POSCO MEDIA, Malang — Datangnya libur panjang sekolah yang bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momen “panen” bagi sektor akomodasi perhotelan di Kota Malang. Tingkat okupansi hotel diperkirakan mulai meningkat signifikan sejak pekan ini.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki, mengatakan bahwa lonjakan pemesanan kamar hotel sudah mulai terlihat sejak awal pekan. Meski demikian, peningkatan tersebut belum terjadi secara merata di seluruh hotel.

“Lonjakan untuk Nataru memang belum maksimal, tapi sudah terlihat mulai ramai. Beberapa hotel bahkan sudah penuh, terutama yang berada di kawasan wisata,” ujar Agoes, Senin (22/12) kemarin.

Secara rata-rata, tingkat okupansi hotel saat ini masih berada di kisaran 60–70 persen. Namun, Agoes optimistis angka tersebut akan melonjak pasca perayaan Natal pada 25 Desember, bahkan berpotensi menembus 90 persen.

“Biasanya tamu datang secara dadakan. Pemesanan jauh hari jumlahnya tidak terlalu banyak, hampir sama seperti tahun lalu. Karena itu, target okupansi Nataru tahun ini kami pasang di angka 90 persen, seperti capaian tahun sebelumnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menilai libur panjang Nataru akan mendorong perputaran ekonomi yang besar di sektor pariwisata.

Menurutnya, kontribusi tidak hanya datang dari perhotelan, tetapi juga dari destinasi wisata lain seperti kampung tematik, wisata kuliner, hingga wisata belanja yang menjadi daya tarik utama Kota Malang.

“Kekuatan Kota Malang ada pada wisata kuliner, wisata belanja, dan kampung tematik. Tiga sektor ini dipastikan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah selama libur panjang,” tandas Baihaqi. (ian/aim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *