Okupansi Hotel Mulai Meningkat

MALANG POSCO MEDIA, MALANG- Tingkat Okupansi hotel-hotel di Kota Malang mulai merangkak naik. Menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, tingkat okupasi hotel di Kota Malang mulai sentuh di angka 50 persen lebih.
Kondisi tersebut disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Kota Malang Agoes Basuki. Dia menjelaskan rata-rata okupansi hotel di Kota Malang memasuki minggu ketiga sudah mulai meningkat.
“Sudah di angka 50 persen lebih rata-rata minggu ini,” papar Agoes kepada Malang Posco Media, Rabu (17/12) kemarin.
Diprediksi angka kenaikan okupansi akan kembali melonjak. Khususnya di minggu akhir Desember ini. Diperkirakan meningkat di angka 70 sampai 80 persen. Meski begitu Agoes mengatakan rata-rata hotel sudah meningkat cukup baik.
Ia juga memprediksi tingkat lama menginap akan lebih lama dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Dikarenakan pemerintah pusat sudah menetapkan libur Natal-Tahun baru tahun ini lebih panjang.
“Ini tentu akan membuat ekosistem hotel dan lainnya berdampak baik. Harapannya seperti itu karena libur Natal dan tahun baru tahun ini masanya panjang ya. Kami prediksi okupansi di beberapa hotel bisa mencapai 100 persen atau full booked. Terutama di hari-hari menjelang Natal sampai Tahun Baru nanti,” tegas Agoes.
Cluster Manager Grand Mercure Malang Mirama Sugito Adhi juga menerangkan bahwa tingkat okupansi Grand Mercure hingga pekan ini sudah lebih dari 50 persen. Rata-rata tamu telah memesan untuk nanti menginap di libur Natal dan Tahun Baru.
Dijelaskannya banyak tamu juga memesan paket menginap yang juga sudah termasuk perayaan Tahun Baru.
“Memang sudah mulai masuk booking-an di masa libur akhir tahun nanti. Kami sudah siap menyambut dengan berbagai event di malam tahun baru. Dan harga kamar di sini juga nanti fluktuatif, akan semakin tinggi nanti di jelang hari raya dan akhir tahun,” tegas Sugito. (ica/van)










