PWU Setujui Rp 3 M untuk Revitalisasi AGWJ

KOLABORASI: Eko Ganefianto (dua dari kanan) mendampingi Komisaris PT AGWJ Abdul Hakim Hidayat (peci hitam) saat gelaran Bimtek PT PWU Jatim belum lama ini. (MPM-HARY SANTOSO)
Pemutihan Pajak Daerah 2026

Eko: Fokus Peningkatan Kenyamanan Varna dan Bekizaar Hotel Surabaya

Malang Posco Media, SURABAYA – Aksi korporasi positif bakal dilakukan PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim terhadap anak perusahaannya PT Adi Graha Wira Jatim (AGWJ), tahun 2027 mendatang. PT PWU menyetujui anggaran Rp 3 miliar untuk revitalisasi dua hotel yang dikelola PT AGWJ.

Kedua hotel dimaksudkan yaitu Varna Hotel di Jl. Tunjungan Surabaya dan Bekizaar Hotel di Jl. Basuki Rahmad Surabaya. Dua hotel yang berdiri di kawasan Segitiga Emas ini (Jl. Tunjungan – Jl. Basuki Rahmad – Jl. Embong) kualitas kenyamanannya akan ditingkatkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama AGWJ, Ir. Eko Ganefianto, MBA, kepada Malang Posco Media (MPM) di ruang kerjanya. “Pembenahan harus terus dilakukan agar pelayanan kepada tamu dapat berjalan lebih maksimal,” ujar Eko meyakinkan.

Pemutihan Pajak Daerah 2026

Secara rinci, Eko memaparkan sejumlah fasilitas yang akan diperbarui dan ditingkatkan kualitasnya. Program peremajaan ini mencakup penggantian AC kamar, penyediaan televisi yang lebih canggih, hingga penerapan sistem kartu akses kamar (smart key card).

IKON TUNJUNGAN: Kenyamanan dan kualitas Bekizaar Hotel Surabaya bakal direvitalisasi total mulai tahun 2027 mendatang. (MPM-HARY SANTOSO)

Peremajaan fasilitas tersebut akan dilakukan secara berkala dan terencana setiap bulannya. Saat ini, fokus utama perbaikan diarahkan pada fasilitas interior kamar serta area pendukung yang memiliki masa pakai panjang.

“Kami memprioritaskan peningkatan kualitas kamar karena sebagian besar fasilitasnya sudah berusia tua. Selain itu, area parkir kendaraan yang kerap dikeluhkan tamu kini ditata agar lebih rapi dan nyaman, termasuk pembenahan pada fasilitas umum,” jelas Eko.

Meski alokasi investasi dialihkan pada perbaikan fisik, Eko menegaskan bahwa peningkatan kualitas ini dilakukan secara merata tanpa mengurangi standar pelayanan di setiap kategori unit. Pihaknya memastikan kenyamanan tamu—baik dari segi kebersihan kamar maupun fasilitas penunjang lainnya—tetap menjadi prioritas utama.

“Prinsip kami adalah menjaga kenyamanan tamu secara menyeluruh. Perbaikan dilakukan bertahap namun konsisten setiap bulan agar standar layanan tetap terjaga optimal,” tambahnya.

Di sisi lain, Eko juga menyatakan optimisme yang tinggi terhadap prospek bisnis Food and Beverage (F&B) serta katering. Meski dihadapkan pada dinamika ekonomi dan tantangan musiman, lini bisnis F&B terbukti menjadi motor penggerak utama yang menopang pertumbuhan pendapatan perusahaan.

“Lini katering dan F&B kami menunjukkan performa yang solid, terutama dalam melayani berbagai event berkala seperti pelatihan, wisuda, hingga acara perayaan lainnya,” ucapnya.

Hingga saat ini, kontribusi sektor F&B terhadap total pendapatan hotel dan fasilitas AGWJ diperkirakan mencapai kisaran 25 persen. Khusus untuk segmen F&B katering, AGWJ berhasil mencatatkan volume produksi harian yang stabil dengan potensi omzet yang signifikan setiap bulannya.

“Kami tetap optimistis pasar traveling dan pariwisata di Surabaya masih sangat kuat. Terlebih lagi, destinasi wisata di kawasan sekitar terus berkembang. Kami yakin sektor F&B dan katering akan terus tumbuh sesuai harapan perusahaan,” pungkas Eko. (has)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *