Usung Konsep From Farm to Table

Malang Posco Media, Malang – Kawasan Kayutangan Heritage di jantung Kota Malang semakin memantapkan posisinya sebagai magnet bagi pemburu spot nongkrong estetik dan pecinta sejarah. Di antara deretan bangunan kolonial yang ikonik, All About Koffie by Kawisari hadir bukan sekadar sebagai tempat menyesap kopi, melainkan sebagai ruang yang membawa pengunjung melintasi lorong waktu ke era Malang tempo doeloe.
Menempati bangunan eks Salon Fung’s yang legendaris, kafe ini tetap mempertahankan elemen asli interiornya, mulai dari etalase tua hingga dekorasi lawas yang menciptakan atmosfer nostalgia yang kental. Pemilihan lokasi di Jalan Basuki Rahmat ini bukanlah tanpa alasan, melainkan karena adanya kesamaan nilai sejarah yang mendalam antara kawasan Kayutangan dengan warisan perkebunan kopi di lereng Gunung Kawi.
Hospitality Relations Manager Hotel Tugu Malang, Ika Dewi Sarasvati menjelaskan kehadiran All About Koffie by Kawisari di kawasan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali narasi masa lalu melalui pengalaman kuliner yang autentik. Menurutnya, Kayutangan merupakan pusat perdagangan sejak era kolonial, sehingga sangat selaras dengan identitas Kawisari sebagai salah satu perkebunan kopi tertua di Jawa Timur yang telah berdiri sejak tahun 1870.
“Kehadiran kami di sini bertujuan memperluas cerita dari perkebunan Kawisari ke masa sekarang, sehingga pengunjung bisa merasakan perjalanan sejarah kopi tanpa harus datang langsung ke kebun,” ujar Saras. Ia juga menekankan jika filosofi di balik nama Kawisari mencerminkan simbol kualitas, tradisi, dan keberlanjutan yang telah diwariskan secara turun-temurun lintas generasi.
Keunggulan utama yang ditawarkan terletak pada proses kurasi yang sangat ketat, di mana semua biji kopi dipastikan berasal langsung dari Kawisari Plantation. Dengan konsep from farm to table, kualitas kopi benar-benar terjaga dari hulu hingga ke hilir. Kopi-kopi tersebut ditanam secara organik, dipetik secara manual oleh petani lokal, dan diolah dengan standar kualitas tinggi untuk menghasilkan cita rasa yang konsisten.
Pilihan menu yang tersedia pun sangat beragam dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Ika memaparkan beberapa produk unggulan atau signature coffee mereka, mulai dari Kawisari Premium Blend yang memadukan Arabika dan Robusta dengan sensasi rasa cokelat dan kacang, Single Origin Arabika Kawisari, hingga Kawisari Peaberry atau yang dikenal sebagai kopi lanang. Selain itu, terdapat varian unik seperti Honey Coffee, Wine Coffee, hingga Signature Ice Coffee yang menyegarkan.
Tidak hanya fokus pada kopi, All About Koffie by Kawisari juga menyajikan kombinasi menu makanan tradisional dan modern yang sangat variatif. Menariknya, komitmen terhadap kesegaran bahan juga diterapkan pada menu non-kopi, di mana bahan-bahan seperti sayur, buah, hingga kakao banyak yang dipasok langsung dari kebun sendiri.
Meskipun harus menghadapi tantangan dalam merawat bangunan cagar budaya dan keterbatasan dalam renovasi demi menjaga keaslian struktur, pihak manajemen melihat hal tersebut sebagai sebuah keunikan. Ika mengungkapkan bahwa keterbatasan tersebut melahirkan diferensiasi yang kuat, di mana pengunjung mendapatkan pengalaman autentik yang tidak bisa ditemukan di kafe modern pada umumnya. Dengan adanya storytelling yang kuat, All About Koffie by Kawisari tidak hanya menghidupkan aktivitas ekonomi di Kayutangan, tetapi juga memperkaya daya tarik pariwisata sejarah di Kota Malang. (nda)

