Unggul FC Buru Ganti Poin di Seri Jayapura

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Penggawa Unggul FC Malang tak ingin berlama-lama larut dalam hasil minor pada Pro Futsal League (PFL) Series Jakarta pekan lalu. Skuad asuhan Andre Brocanelo langsung mengalihkan fokus untuk menatap seri berikutnya di Jayapura, 25–26 April, dengan target memburu poin pengganti.
Dua kekalahan yang dialami di Jakarta memang cukup memukul. Unggul FC takluk tipis 1-2 dari Cosmo JNE, lalu harus mengakui keunggulan Black Steel FC Papua dengan skor 1-6 pada laga berikutnya.
Asisten pelatih Unggul FC Agus Abdulrahman mengakui, hasil tersebut menjadi evaluasi besar bagi tim. Namun, dia menegaskan seluruh elemen tim sudah sepakat untuk segera bangkit.
“Hasil series kemarin menjadi pukulan telak bagi kami, karena sudah mempersiapkan pertandingan dengan baik. Namun kami harus segera bangkit untuk menatap laga berikutnya,” ujarnya.
Menurutnya, jeda waktu yang singkat harus dimanfaatkan secara maksimal untuk melakukan pembenahan. Terutama dalam aspek taktikal, baik saat menyerang maupun bertahan.
Meski menelan dua kekalahan, performa Unggul FC sebenarnya tidak sepenuhnya buruk. Dalam beberapa momen, tim mampu tampil kompetitif menghadapi lawan-lawannya. Namun, kesalahan kecil menjadi faktor yang membuat poin lepas.
“Saat organisasi permainan tim ini bisa berjalan dengan optimal, kami yakin momentum bangkit bisa terwujud pekan ini,” imbuhnya.
Saat ini, Unggul FC Malang berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 25 poin. Pada PFL Series Jayapura nanti, mereka akan menghadapi dua lawan dengan karakter berbeda, yakni Kuda Laut Nusantara dan Fafage Banua.
Fafage Banua untuk sementara memimpin klasemen, sementara Kuda Laut Nusantara berada di papan bawah. Dua laga tersebut dipastikan krusial bagi Unggul FC, terutama untuk menjaga peluang menembus final four di akhir kompetisi.
Dengan materi pemain yang dimiliki, Unggul FC tetap optimistis bisa bangkit. Syaratnya, kesalahan-kesalahan kecil yang terjadi di seri sebelumnya tidak terulang, dan organisasi permainan mampu berjalan lebih solid di Jayapura. (ley/jon)




