Lepas 2.000 Ikan di Sungai, Perkuat Pendidikan Lingkungan

MALANG POSCO MEDIA, MALANG– Pendidikan lingkungan tidak hanya diajarkan melalui teori di ruang kelas. MTs Surya Buana Malang membuktikannya dengan mengajak para siswa terlibat langsung dalam aksi pelepasliaran 2.000 ekor ikan di Sungai Metro, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Senin (15/6) kemarin.
Sebanyak 1.000 ekor ikan tawes dan 1.000 ekor ikan wader pari dilepas ke aliran sungai sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan populasi ikan lokal, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Kegiatan diawali dengan apel bersama di halaman sekolah yang dihadiri Kepala MTs Surya Buana Akhmad Riyadi, Lurah Karangbesuki Endy Sri Hartanto, serta Ketua Pelaksana Harian Yayasan Bahana Cita Persada Malang Elzan Kurnia Oktajaya.
Kepala MTs Surya Buana Akhmad Riyadi, S.Si., S.Pd menyampaikan, aksi konservasi tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang mengajarkan siswa pentingnya menjaga alam secara berkelanjutan. “Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Manfaatnya mungkin belum langsung dirasakan hari ini, tetapi akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Riyad juga menegaskan, bahwa proses pendidikan tidak berhenti di ruang kelas. Pengalaman terjun langsung ke lapangan menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai kepedulian, gotong royong, dan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami berharap aksi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menginspirasi lebih banyak elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat Sungai Metro agar tetap bersih, lestari, dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” imbuhnya.
Senada dengan itu, Lurah Karang Besuki Endy Sri Hartanto mengapresiasi langkah sekolah yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. “Kebiasaan mencintai alam sejak usia sekolah akan melahirkan generasi yang memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis di masa depan,” ujarnya.
Usai pembukaan, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama sebelum berjalan menuju lokasi pelepasliaran di bantaran Sungai Metro.
Kegiatan ini juga melibatkan Komunitas Kaliku, warga RT 01 RW 06 Kelurahan Karangbesuki, mahasiswa pecinta alam, serta berbagai komunitas lingkungan dengan dukungan Pemerintah Kecamatan Sukun, Kota Malang. (hud/udi)




