Rehab Sembilan SDN Kota Malang Disiapkan Rp 500 Juta
MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Pemkot Malang menambah anggaran Rp 500 juta untuk merehabilitasi sekolah dasar negeri (SDN) yang belum mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah pusat. Anggaran tersebut masuk dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026 dan difokuskan untuk sekolah dengan kondisi bangunan yang membutuhkan penanganan segera.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang Suwarjana mengatakan, tambahan anggaran tersebut diarahkan untuk rehabilitasi dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat.
“Memang kemarin kami mengajukan di PAK untuk anggaran tambahan renovasi sekolah. Itu untuk renovasi sekolah yang sifatnya urgent,” terang Suwarjana, Rabu (30/9).
Total terdapat sembilan SDN yang menjadi sasaran rehabilitasi. Yakni SDN Purwantoro 2, SDN Kotalama 2, SDN Merjosari 5, SDN Bareng 3, SDN Purwantoro 7, SDN Purwodadi 2, SDN Mulyorejo 1, SDN Balearjosari 1, dan SDN Mergosono 3.
Suwarjana menjelaskan, tingkat kerusakan pada masing-masing sekolah berbeda. Namun, kondisi atap menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.
“Karena kebanyakan sekarang revitalisasi itu dari pusat. Sehingga yang belum tersentuh anggaran dari pusat, kemudian sudah urgent, itu kami usulkan. Utamanya yang perlu diperbaiki adalah atap, karena bahaya,” ujarnya.
Selain atap, sejumlah bagian bangunan lain yang mengalami kerusakan juga akan ditangani melalui program tersebut. Penentuan sekolah penerima rehabilitasi dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan dan urgensi penanganan.
“Kerusakan lainnya juga macam-macam. Jadi kami prioritaskan sekolah yang memang membutuhkan penanganan segera dan belum mendapatkan anggaran revitalisasi dari pusat,” tandasnya. (ian/aim)





