Ali Rifki Kembali Terpilih Jadi Koordinator Presidium di Munas II Aremania Utas

TERPILIH: Ali Rifki bersama Kapolda Jatim dan Wali Kota Batu usai kegiatan Munas II Aremania Utas ditutup, Minggu (21/6) malam. MPM/IST

MALANG POSCO MEDIA, ​KOTA BATU — Musyawarah Nasional (Munas) II Aremania Utas Tahun 2026 menjadi momentum krusial bagi konsolidasi organisasi suporter terbesar di Indonesia tersebut.

​Kegiatan yang digelar di Hotel Selecta Kota Batu, Minggu (20/6) ini kembali mendudukkan Ali Rifki sebagai Koordinator Presidium untuk periode kedua selama dua tahun mendatang. Ali Rifki sukses mempertahankan posisinya setelah mendominasi bursa pemilihan dengan perolehan suara yang cukup telak dari para calon lainnya.

​Dalam proses pemungutan suara yang berlangsung demokratis, panitia mencatat total ada 115 suara sah yang masuk ke papan perhitungan. Muhammad Ali Rifki melesat jauh di peringkat pertama dengan mengantongi 40 suara.

​Posisi kedua ditempati oleh Septian Eka Pratama yang meraih 14 suara. Sementara itu, persaingan ketat terjadi di peringkat berikutnya, di mana Ibrahim Fidi Herdianto dan Rida Hartatik sama-masing berhasil mengamankan 12 suara.

​Selanjutnya, tiga calon yakni Achmad Adnansyah, Prayogo Setiawan, dan Teddy Krisna Putra sama-masing memperoleh dukungan sebanyak 8 suara. Di papan bawah, Arya Teguh Prasetia mendapatkan 5 suara, disusul oleh Soni Taufik dan Yudis Fianta yang masing-masing menutup hasil pemilihan dengan mengoleksi 4 suara.

​​Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto, M.Si dalam sambutannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia dan keluarga besar Aremania yang dinilai berhasil menyelenggarakan forum tertinggi organisasi tersebut dengan tertib.

​Menurutnya, kehadiran unsur Forkopimda, manajemen klub, dan komunitas suporter menunjukkan kuatnya dukungan terhadap proses konsolidasi Aremania.

​”Munas ini merupakan agenda penting. Kehadiran berbagai elemen sepak bola menjadi bukti nyata bahwa proses konsolidasi Aremania mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak,” ujar Kapolda Jatim.

​Ia menilai tema Munas II Aremania, “Bersinergi dalam Satu Langkah Satu Jiwa”, mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan yang menjadi kekuatan utama Aremania. Kekuatan Aremania tidak hanya terletak pada jumlah anggotanya yang besar, tetapi juga pada komitmen bersama untuk bergerak ke arah yang lebih positif dan konstruktif.

​Kapolda Jatim juga mengapresiasi perjalanan organisasi yang dinilai mampu beradaptasi dengan berbagai dinamika selama beberapa tahun terakhir. Dirinya berharap kepengurusan presidium yang baru terpilih mampu memberikan pelayanan terbaik kepada anggota dan masyarakat pecinta sepak bola.

​Selain itu, Nanang menekankan pentingnya Munas sebagai sarana rekonstruksi dan konsolidasi organisasi agar seluruh koordinator wilayah (korwil) dan komunitas dapat bersatu dalam tata kelola yang modern, transparan, dan egaliter.

​Dalam aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), ia mengingatkan adanya tantangan nyata berupa penyebaran hoaks, isu provokatif, dan potensi gesekan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

​”Kita harus mulai mengubah pola pendekatan yang ada. Pertandingan sepak bola harus menjadi kegiatan yang aman dan menyenangkan, bukan menimbulkan kesan mencekam,” tegasnya.

​Nanang mencontohkan sejumlah daerah yang mampu mengemas kegiatan masyarakat sebagai agenda budaya dan pariwisata, sehingga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal termasuk pelaku UMKM. Konsep serupa diharapkan dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola di Jawa Timur.

​”Bagaimana menjadi pemain yang sportif dan bagaimana menjadi suporter yang sportif. Sehingga seluruh pihak dapat menikmati pertandingan dengan suasana yang menyenangkan,” pungkas Nanang. (eri/lim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *