Dari Stabilitas hingga Rekrutmen Pemain, Marcos Santos Dianggap Cocok

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Stabilitas tim menjadi alasan utama Arema FC bila nantinya memberikan keputusan final mempertahankan Marcos Santos sebagai pelatih kepala musim depan. Setelah dalam hampir empat tahun terakhir kerap berganti pelatih di tengah kompetisi, manajemen Singo Edan mulai melihat pentingnya menjaga kesinambungan tim bersama pelatih asal Brasil tersebut.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengakui, stabilitas tim menjadi salah satu alasan terbesar manajemen bila mempertimbangkan mempertahankan Marcos Santos. Menurutnya, dalam hampir empat musim terakhir, Arema FC terlalu sering berganti pelatih di tengah jalan. Bahkan, tercatat sudah ada enam pelatih yang harus mengakhiri pekerjaannya sebelum kompetisi selesai.
“Pertimbangan terbesar adalah mungkin kalau dia dipertahankan, dari enam pelatih selama tiga tahun yang sudah kita hentikan di tengah jalan, tidak ada yang sampai akhir musim,” ujar Yusrinal.
Situasi tersebut membuat manajemen mulai berpikir pentingnya menjaga kesinambungan tim. Sebab, Marcos Santos dinilai mampu membawa suasana yang lebih stabil dibandingkan pelatih-pelatih sebelumnya.
Yusrinal menyebut, selama ditangani Marcos Santos, Arema FC nyaris tidak pernah mengalami persoalan internal yang mengganggu tim. Hal itu menjadi poin penting bagi manajemen.
“Pelatih ini kami tidak mengalami masalah yang prinsipal. Itu penting buat kita,” katanya.
Selain itu, Marcos Santos juga dinilai mampu mengayomi seluruh pemain di dalam skuad. Kondisi ruang ganti pun tetap kondusif sepanjang musim berjalan.
“Dia bisa mengayomi semua pemain. Kami tidak pernah ada isu gonjang-ganjing di dalam tim. Dia berhasil mengatasi semuanya,” imbuhnya.
Tak hanya soal suasana tim, manajemen juga melihat Marcos Santos mulai memahami karakter kompetisi sepak bola Indonesia. Mulai dari atmosfer liga, karakter pemain, hingga kebutuhan skuad Arema FC.
Oleh sebab itu, Yusrinal menilai Marcos layak diberi kesempatan untuk menjalani musim penuh bersama Arema FC.
“Saya pikir patut diberi kesempatan untuk musim depan. Karena selama hampir empat tahun ini kita belum pernah dua musim dengan pelatih yang sama,” jelasnya.
Selain itu, pengalaman musim ini menjadi modal penting bagi Marcos Santos untuk membangun tim yang lebih kompetitif musim depan.
“Sekarang dia sudah tahu kompetisi di Indonesia itu seperti apa, karakter pemainnya seperti apa, termasuk komposisi pemainnya juga,” lanjutnya.
Bahkan, Marcos Santos disebut ikut terlibat dalam proses pencarian pemain baru Arema FC untuk musim depan. Sejumlah nama yang masuk radar disebut merupakan hasil diskusi bersama pelatih asal Brasil tersebut.
“Dia bantu kita untuk mencari pemain baru. Jadi kalau dia diteruskan, pemain-pemain yang dibantu pilih itu memang sesuai dengan kebutuhan dan cocok untuk Arema,” tegas Yusrinal.
Meski demikian, keputusan final terkait nasib Marcos Santos masih menunggu hasil rapat Board of Directors (BOD) Arema FC dalam waktu dekat. (ley/jon)




