Delapan Kucing Mati Misterius, Warga Sawojajar Resah Kini Batasi Aktivitas Peliharaan

Salah satu warga pemilik kucing di kawasan Jalan Danau Singkarak III Kota Malang, pekan ini. (MPM - REXY QOLBI)

MALANG POSCO MEDIA, MALANG- Delapan ekor kucing mati misteriusdi kawasan Jalan Danau Singkarak III RT 5 RW 7 kawasan Sawojajar Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, memicu keresahan warga. Pasalnya, hewan yang mati tidak hanya kucing liar, tetapi juga kucing peliharaan milik warga setempat sejak akhir pekan lalu, hingga Selasa (21/4) lalu.

Peristiwa tersebut terjadi dua kali hanya kurang dari satu minggu. Kejadian pertama diketahui Jumat (17/4) malam, sekitar lima ekor kucing ditemukan mati mendadak. Selang empat hari kemudian, Selasa (21/4), tiga kucing kembali menjadi korban dengan gejala serupa.

Salah satu warga, Dian Tetera mengungkapkan bahwa kucing-kucing yang mati diduga mengalami keracunan. Ia menyebut, dua kucing miliknya yang merupakan indukan dan anak, pulang ke rumah dalam kondisi lemas dengan mulut berbusa dan berlendir.

“Di waktu yang sama, tiga kucing milik tetangga saya tiba-tiba mengalami kejang, sebelum akhirnya mati,” ujarnya saat ditemui wartawan, Kamis (23/4), siang.

Upaya pertolongan sempat dilakukan dengan memberikan susu dan air kelapa hijau sebagai penawar. Namun, langkah tersebut tidak membuahkan hasil. “Tidak lama setelah itu, kucing saya ikut mati. Setelah itu saya mulai mengetahui kalau ada yang tidak beres,” lanjutnya.

Kejadian serupa kembali terulang pada gelombang kedua. Satu kucing milik warga dilaporkan mati setelah mengalami kejang-kejang. Sementara dua kucing liar ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam kantong plastik.

“Kondisinya di kampung ini minim kamera pengawas (CCTV), ini turut menyulitkan warga untuk mengidentifikasi penyebab pasti kematian hewan-hewan ini,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, warga mulai membatasi aktivitas kucing peliharaan mereka. Dian mengaku kini tidak lagi membiarkan kucingnya berkeliaran di luar rumah. Dari sebelumnya rutin dilepas setiap pagi, kini tiga kucing miliknya harus tetap berada di dalam rumah demi menghindari risiko serupa.

“Kami berharap ada perhatian lebih lanjut dari pihak terkait, untuk mengungkap penyebab pasti kejadian ini. Sekaligus mencegah terulangnya kasus serupa di di sini maupun di daerah lain,” pungkasnya. (rex/van)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *