Delapan Siswa SDN 1 Gading Kulon Mual dan Muntah, Puskesmas: Belum Bisa Pastikan Penyebab

PEMERIKSAAN: Siswa SDN 1 Gading Kulon Kecamatan Dau Kabupaten Malang saat dibawa ke Puskesmas Dau, Jumat (25/9) lalu. (MPM - ISTIMEWA)
Pemutihan Pajak Daerah 2026

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Delapan siswa SDN 1 Gading Kulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, sempat mengalami mual, nyeri perut, pusing hingga muntah. Mereka kemudian dibawa ke Puskesmas Dau untuk mendapatkan penanganan medis.

Kejadian tersebut berlangsung Jumat (25/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah mendapat penanganan, seluruh siswa diperbolehkan pulang dan tidak ada yang menjalani rawat inap. Kepala UPT Puskesmas Dau drg. Anitarini membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut beberapa siswa mengalami keluhan mual, nyeri perut dan pusing, disertai muntah pada sebagian siswa.

“Betul, memang ada kejadian beberapa anak dari SDN 1 Gading Kulon mengalami mual, nyeri perut dan pusing. Beberapa anak juga muntah,” ujar Anitarini, Selasa (29/9).

Pemutihan Pajak Daerah 2026

Menurutnya, penyebab keluhan tersebut belum dapat dipastikan. Pasalnya, selain mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), siswa juga diketahui mengonsumsi makanan atau jajanan lain di luar paket MBG.

“Untuk penyebab pastinya saya tidak bisa memastikan. Karena anak-anak tersebut juga memakan makanan atau jajanan lain setelah makan MBG,” jelasnya.

Meski demikian, seluruh siswa yang diperiksa telah mendapatkan penanganan dan kondisinya dinyatakan baik. Mereka diperbolehkan kembali ke rumah sekitar pukul 13.00 WIB.

Puskesmas Dau juga tidak mengamankan makanan maupun minuman yang dikonsumsi siswa untuk dijadikan sampel pemeriksaan laboratorium. Langkah tersebut tidak dilakukan karena tidak ditemukan kasus serupa pada siswa lain.

Anitarini menyebut tidak ada laporan siswa sakit dari sekolah lain yang menerima MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama pada hari tersebut.

“Tidak ada. Karena tidak ditemukan penderita lain, baik dari sekolah yang sama maupun dari sekolah lain yang mendapatkan MBG dari SPPG yang sama pada hari yang sama. Jadi, kami simpulkan bukan KLB (kejadian luar biasa),” tandasnya.

Sementara itu, pihak Kecamatan Dau turut merespons kejadian tersebut dengan melakukan pengecekan terhadap kondisi para siswa. (den/aim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *