Kasus ISPA di Kota Batu, Belum Ada Laporan Flu Like Syndrome
MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Di saat sejumlah daerah mulai ketar-ketir menghadapi lonjakan gangguan pernapasan, warga Kota Batu bisa bernapas lebih lega. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu memastikan bahwa hingga Jumat (25/9), situasi kesehatan masyarakat masih terpantau aman, terkendali, dan jauh dari kata mengkhawatirkan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Batu dr. Icang Sarrazin mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima satupun laporan terkait kasus Flu Like Syndrome (FLS) dari fasilitas kesehatan di wilayahnya.
”Sampai saat ini belum ada laporan terkait Flu Like Syndrome masuk ke tempat kami di Dinas Kesehatan,” ujar dr. Icang dengan nada optimistis kepada Malang Posco Media.
Bukan hanya FLS, grafik kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di kota wisata ini juga terpantau landai tanpa lonjakan berarti dari puskesmas maupun rumah sakit. Sebagai catatan, Flu Like Syndrome sendiri bukanlah penyakit baru yang berdiri sendiri, melainkan istilah medis untuk kumpulan gejala yang menyerupai influenza. Seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga nyeri tubuh yang erat kaitannya dengan kelompok penyakit ISPA.
Uniknya, meski cuaca Kota Batu belakangan cenderung dingin, kering, dan berdebu yang biasanya menjadi pemicu utama masalah pernapasan, kondisi udara secara keseluruhan dinilai masih relatif baik dan bersih. Faktor inilah yang diyakini turut menekan potensi penyebaran penyakit di tengah masyarakat.
”Cuaca cenderung lebih bersih di Kota Batu, sehingga mungkin akan memperkecil adanya risiko penularan penyakit,” terang dr. Icang.
Meski situasi saat ini tergolong aman, Dinkes Kota Batu mengingatkan warga untuk tidak lengah. Perubahan cuaca ekstrem serta debu jalanan tetap berisiko memicu gangguan kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki sensitivitas tinggi.
“Masyarakat diimbau untuk konsisten menerapkan langkah pencegahan sederhana. Di antaranya terapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga imunitas tubuh dengan gizi seimbang, gunakan masker terutama saat beraktivitas di luar ruangan yang berdebu,” bebernya. .
Selain itu, lanjutnya, deteksi dini dengan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami demam, batuk, atau nyeri tenggorokan yang tak kunjung mereda demi mencegah penularan lebih luas. (eri/lim)





