Kolam Loncat Indah Terbengkalai, Dewan Minta Pertanggungjawaban

MALANGPOSCOMEDIA, MALANG– DPRD Kabupaten Malang menyoroti terbengkalainya kolam loncat indah di kawasan Stadion Kanjuruhan. Aset Pemkab Malang senilai miliar rupiah itu tidak pernah digunakan sejak dibangun. Selain itu, puluhan gerobak bantuan UMKM dari pemerintah pusat ditemukan menumpuk tanpa disalurkan.
“Saya akan bawa temuan tersebut ke rapat dengar pendapat dan minta pertanggungjawaban dinas terkait,” ujar anggota DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, Minggu (5/7).
Politisi PDI Perjuangan itu sempat meninjau ke lokasi kolam loncat indah yang berada di kawasan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (4/7). “Yang saya temukan miris. Kondisinya berlumut, penuh sampah, dan papan loncatnya berkarat,” beber Zulham.
Temuan Puluhan Gerobak Bantuan UMKM yang Menumpuk
Ia mengatakan kolam loncat indah tersebut satu-satunya di Jawa Timur dibangun dengan anggaran hampir Rp 1,5 miliar. “Tapi sejak dibangun tidak pernah dipakai,” imbuh anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang tersebut.
Padahal kalau direvitalisasi, kata Zulham, venue ini bisa menarik event nasional, bahkan pelatnas (pemusatan latihan nasional) ke Kabupaten Malang. “Di area yang sama, saya temukan puluhan gerobak bantuan UMKM dari pusat, teronggok (tertumpuk, red.) begitu saja,” lanjutnya.
Menurut Zulham, bantuan yang seharusnya menggerakkan ekonomi rakyat kecil malah menjadi besi tua di gudang dan sebagian besar tidak layak pakai. “Ini bukan cuma soal aset yang terbengkalai, namun soal APBD rakyat yang dibiarkan sia-sia, dan hak pelaku UMKM yang dikorbankan,” tandasnya. (den/udi)




