Libur Nataru, Diperkirakan 15 Ribu Kendaraan Masuk Kota Batu

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Menjelang penghujung tahun, Ops Lilin Semeru 2025 akan segera dilaksanakan. Dalam pelaksanaannya ada beberapa fokus utama yang bakal dilaksanakan oleh Polres Batu dalam Ops Lilin Semeru.

“Ada beberapa fokus utama operasi tahun ini. Di antaranya pengamanan jalur mudik dan wisata sebagai respons cepat atas prediksi lonjakan mobilitas masyarakat serta wisatawan yang akan memadati wilayah Kota Batu, pencegahan aksi terorisme, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana alam,” ujar Kapolres Batu AKBP Andi Yudha kepada Malang Posco Media, Rabu (17/12) kemarin.

Secara khusus, aspek mitigasi bencana menjadi perhatian serius mengingat adanya potensi cuaca ekstrem. Untuk itu Polres Batu telah berkoordinasi dengan BPBD dan stake Holder yang lain untuk mengantisipasi bencana tanah longsor.

“Sebagai Kota Wisata, sektor pariwisata yang menjadi tantangan utama di sini. Data menunjukkan tren peningkatan okupansi hotel di Kota Batu yang kini telah mencapai 73 hingga 80 persen dengan total kapasitas hampir 10 ribu unit kamar hotel,” bebernya.

Secara tidak langsung, lanjut mantan Kapolsek Klojen ini, arus kendaraan yang masuk ke Kota Batu diperkirakan mencapai 15 ribu unit setiap akhir pekan. Kondisi ini dipastikan akan berdampak pada kepadatan lalu lintas, terutama di titik-titik simpul penghubung Batu–Malang.

Untuk mengatasinya, Polres Batu telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan penguatan pengamanan di objek wisata, sembari terus berkoordinasi dengan para pelaku usaha pariwisata.

“Rekayasa lalin akan dilakukan contra flow mulai Pendem sampai Jalan Dewi Sartika ketika arus padat. Kemudian pengalihan arus dari Bumiaji menuju Pertigaan Bendo ketika kota padat dan himbauan melalui jalur alternatif Temas ketika arus dari kota ke Malang  padat,” urainya.

Oleh karena itu diperlukan komitmen bersama Malang Raya untuk menyepakati langkah-langkah konkret dalam memetakan potensi gangguan Kamtibmas dan optimalisasi komunikasi publik agar masyarakat mendapatkan informasi secara real-time.

Melalui kolaborasi antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Malang Raya berkomitmen menghadirkan pengamanan yang humanis dan profesional.  “Dengan kolaborasi lintas sektoral tersebut tujuannya satu: memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat maupun wisatawan,” imbuhnya.

Pihaknya akan terus berupaya maksimal, bekerja dengan integritas dan profesionalisme, demi mewujudkan pelayanan terbaik dan kehadiran yang Presisi bagi seluruh masyarakat.(eri/lim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *