SMK Tunas Bangsa Malang Tembus Dinding Industri, Jalani Rangkaian Uji Kompetensi

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – SMK Tunas Bangsa membuktikan kualitasnya bukan sekadar teori. Memasuki babak akhir tahun ajaran 2026, sekolah ini sukses mengantarkan siswa kelas 12 menembus dinding industri. Bukan hanya lulus, mereka siap bertarung di dunia kerja.
Rangkaian panjang dimulai sejak Oktober 2025. Selama enam bulan, siswa ditempa dalam Praktik Kerja Lapangan (PKL). Mereka tidak hanya belajar teknis, tapi juga mendalami etika dan mentalitas profesional. Setiap pengalaman dituangkan dalam jurnal harian sebagai bukti nyata kompetensi.
Pasca libur Lebaran, atmosfer sekolah langsung memanas. Rentetan ujian berat telah menanti. Mulai dari Ujian Praktik hasil PKL pada 1 April, disusul presentasi jurnal, hingga Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang sangat menentukan.

Kepala SMK Tunas Bangsa, Endah Sri Wahyuni, S.Pd, menegaskan bahwa ketatnya pengawasan adalah bentuk komitmen sekolah. “Kami menerapkan disiplin tinggi dalam setiap asesmen. Tujuannya agar hasil yang diraih benar-benar mencerminkan kemampuan objektif siswa. Mereka harus punya standar industri,” tegasnya.
Puncaknya adalah Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) yang berlangsung hingga 16 April 2026. Ujian ini menjadi parameter akhir capaian akademik siswa selama tiga tahun menempuh pendidikan.
Kejutan terjadi pada sesi penguatan karakter. SMK Tunas Bangsa menggandeng Disnaker, PT ABC (Anak Baik Corporation), dan Kampus ASIA. Tak hanya memberi materi, kolaborasi ini membuka jalur rekrutmen langsung di lokasi sekolah.
”Ini adalah wujud nyata link and match. Kami tidak ingin siswa bingung mencari kerja setelah lulus. Melalui rekrutmen di tempat ini, industri sendiri yang membuktikan bahwa karakter dan kompetensi siswa kami memang dibutuhkan,” ujar Endah Sri Wahyuni penuh bangga.

Data menunjukkan tren menarik tahun ini. Mayoritas siswa kelas 12 memilih untuk langsung terjun ke dunia kerja. Sementara itu, tiga siswa akan melanjutkan ke perguruan tinggi dan satu siswa resmi merintis jalur wirausaha.
Hadirnya Pengawas SMK Tunas Bangsa, Siti Hanik Zubaidah, S.Pd., M.Pd., menambah motivasi para siswa. Beliau menekankan pentingnya penguatan karakter agar terus diminati oleh industri yang terus berkembang.
Seluruh rangkaian ini akan ditutup dengan prosesi wisuda dan pengembalian siswa kepada wali murid pada Kamis, 18 Juni 2026. Acara ini menjadi simbol berakhirnya tugas sekolah dalam membekali para siswa.
”Kami mengembalikan putra-putri terbaik ini kepada orang tua dengan rasa bangga. Semoga mereka membawa nama baik almamater dan menjadi motor penggerak ekonomi di masyarakat,” tutup Endah Sri Wahyuni. (imm/adv/udi)




