Standar Industri Aston Inn Batu Jadi Tolok Ukur Uji Kompetensi Siswa SMK

SERTIFIKASI : Uji Sertifikasi Kompetensi bagi siswa kelas akhir SMK Negeri 1 Bagor, Kabupaten Nganjuk, yang digelar di Aston Inn Batu. MPM/ASTON INN BATU

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Aston Inn Batu terus memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan. Kali ini, hotel bintang empat tersebut dipercaya menjadi penguji utama dalam Uji Sertifikasi Kompetensi bagi siswa kelas akhir SMK Negeri 1 Bagor Kabupaten Nganjuk, yang digelar baru-baru ini.

Keterlibatan Aston Inn Batu dalam agenda tahunan ini bertujuan untuk memastikan para lulusan memiliki kompetensi yang selaras dengan ekspektasi industri perhotelan modern. Dua jurusan unggulan, yakni Tata Boga dan Desain Komunikasi Visual (DKV), diuji langsung oleh para praktisi senior dari hotel tersebut.

Di lini Tata Boga, tim ahli Aston Inn Batu turun penuh untuk memberikan penilaian objektif. Dipimpin oleh Chef Topan Nurudin sebagai asesor kuliner, pengujian juga melibatkan Chef Danang, Chef Handito, dan Chef Jo. Tak hanya dari sisi dapur, Syahrull selaku Food & Beverage Manager Aston Inn Batu juga hadir untuk memantau aspek manajemen servis dan penyajian.

Chef Topan Nurudin menekankan bahwa Aston Inn Batu menerapkan standar ketat dalam penilaian ini. Menurutnya, hasil akhir masakan bukanlah satu-satunya parameter kesuksesan.

“Kami membawa standar operasional dapur profesional ke sekolah. Penekanan kami ada pada teknik kerja, higienitas, manajemen waktu, hingga pemahaman kritis mengenai suhu makanan. Ini adalah fondasi yang wajib dimiliki jika mereka ingin berkarier di industri kuliner,” tegas Chef Topan.

Para siswa ditantang mengolah menu autentik Indonesia seperti soto ayam dan sate tempe, di mana setiap prosesnya dievaluasi secara mendetail oleh tim chef Aston Inn Batu.

Sementara itu, pada jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), IT Manager Aston Inn Batu, Binarto, bertindak sebagai pimpinan proses sertifikasi. Ia didampingi oleh Taufan Prabekti (Marcomm Aston Inn Batu) untuk memberikan perspektif dari sisi komunikasi pemasaran industri.

Binarto menekankan bahwa di era digital, kemampuan desain harus berbanding lurus dengan pemahaman teknologi terkini. “Aston Inn Batu selalu mengedepankan adaptasi teknologi. Kami ingin para siswa tidak hanya kreatif, tapi juga paham kebutuhan pasar yang bergerak sangat cepat,” jelasnya.

Guru pendamping SMKN 1 Bagor, Ika Gunartin, mengapresiasi kehadiran tim profesional dari Aston Inn Batu. Menurutnya, kehadiran praktisi hotel secara langsung memberikan tekanan positif sekaligus motivasi bagi siswa.

“Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas. Dengan standar yang dibawa oleh Aston Inn Batu, kami ingin memastikan siswa kami benar-benar siap kerja dan memiliki mentalitas profesional saat lulus nanti,” ujar Ika.

Melalui kolaborasi ini, Aston Inn Batu membuktikan komitmennya dalam mencetak bibit-bibit unggul di bidang hospitality dan kreatif, sekaligus memperpendek jarak antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan nyata di lapangan kerja. (eri/lim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *