Terkait Relokasi PKL Pasar Kebalen ke PIG, Dewan Desak Kuatkan Sosialisasi

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Penataan PKL di kawasan Pasar Kebalen yang dilakukan Pemkot Malang didukung penuh oleh Anggota DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi. Namun, wakil rakyat dari Fraksi PKB itu meminta kepada Pemkot Malang untuk mengedepankan komunikasi dalam proses relokasi pedagang ke Pasar Induk Gadang (PIG).

Ia menilai langkah pemerintah masih kurang maksimal lantaran minim komunikasi dengan para pedagang. Hal ini tercermin saat penertiban yang dilakukan awal pekan kemarin. Menurut dia, pemerintah terkesan hanya mengirim surat terkait aturan jam operasional tanpa dialog langsung dengan PKL terdampak.

“Padahal komunikasi itu harus dijalankan dengan baik supaya tidak muncul kesan pemerintah ‘sak karepe dewe’ (semaunya sendiri). Kalau dikomunikasikan, saya yakin bisa lebih baik,” tegas Arief, Minggu (10/5) kemarin.

Ia juga mengingatkan, relokasi PKL yang tidak memiliki izin ke Pasar Induk Gadang, berpotensi memunculkan persoalan baru apabila tidak disertai pendekatan persuasif. Ia menilai para pedagang perlu diberi pemahaman yang komprehensif mengenai keuntungan berjualan di lokasi baru tersebut.

“Kalau tidak ada komunikasi, bisa memicu masalah. Tetapi kalau pedagang diberi gambaran terbaik soal pindah ke Gadang dan dijelaskan bahwa keberadaan mereka di Kebalen mengganggu jalan, saya yakin mereka bisa kok diajak bicara,” tutur dia.

Terkait potensi gesekan antar pedagang di Pasar Induk Gadang, Arief optimistis hal tersebut dapat dihindari karena kapasitas pasar dinilai masih memadai.

“Pasar Gadang ini luas. Targetnya lebih dari 1.200 pedagang bisa masuk ke sini. Kalau mereka merasa diuntungkan, merasa enak dan lebih baik, saya kira mereka mau pindah dengan sukarela,” yakin dia.

Terlepas dari itu, menurut Arief, penertiban ini sudah tepat karena kawasan Pasar Kebalen selama bertahun-tahun menjadi titik kemacetan dan menghambat akses menuju wilayah timur Kota Malang, seperti Kecamatan Kedungkandang dan Madyopuro.

“Ketika ada penertiban jalan di Pasar Kebalen itu sangat-sangat kami dukung sekali karena akses utama ke wilayah timur memang melalui Kebalen. Tetapi karena perdagangan di sana tidak bisa diganggu, masyarakat akhirnya malas lewat sana,” tutupnya. (ian/van)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *