UM-Dispendik Jatim Bersinergi Tingkatkan Kualitas Guru dan Inovasi Pendidikan
MALANG POSCO MEDIA, MALANG– Universitas Negeri Malang (UM) memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Timur. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Penandatanganan PKS tersebut dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Senat, Graha Rektorat Lantai 9 UM, beberapa waktu lalu.
Kegiatan dihadiri Wakil Rektor I UM Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Aries Agung Paewai, Dekan Fakultas Ilmu Sosial UM Ari Sapto, jajaran pimpinan FIS, kepala cabang dinas pendidikan, serta kepala SMA dan SMK negeri maupun swasta di Malang Raya.
Aries menjelaskan, kerja sama tersebut harus menghasilkan program nyata yang memberikan dampak langsung bagi satuan pendidikan. Ada tiga fokus utama yang disepakati, yakni Universitas Negeri Malang Mengajar, penguatan tata kelola pendidikan, serta riset dan inovasi. “PKS ini harus menghasilkan program nyata, bukan sekadar seremoni, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan sekolah dan masyarakat,” kata Aries.
Melalui program Universitas Negeri Malang Mengajar, UM akan mendorong pembelajaran yang lebih menarik serta membantu guru mengembangkan metode sesuai karakter peserta didik dan perkembangan teknologi.
Kerja sama juga mencakup penguatan administrasi dan tata kelola sekolah, termasuk peningkatan kapasitas kepala sekolah dan tenaga kependidikan. Pada bidang riset, Dispendik Jatim mendorong guru dan kepala sekolah menghasilkan inovasi berdasarkan kebutuhan nyata di sekolah. Pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI, juga diarahkan tidak sekadar untuk membuat konten, tetapi menjadi bagian dari inovasi yang terukur.
Sementara itu, Prof. Bafadal menegaskan UM berkomitmen menjadikan kerja sama tersebut sebagai program bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Menurutnya, UM juga mengembangkan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sebagai alternatif bagi guru meningkatkan kualifikasi tanpa meninggalkan tugas mengajar. “Kolaborasi ini sekaligus mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi pendidik, kualitas pembelajaran, dan inovasi pendidikan di Jawa Timur,” ujar Prof. Bafadal. (hud/udi)





