Universitas Ma Chung Tancap Gas Buka S3 dan Cetak Kampus Penggerak Perubahan

SAMBUTAN: Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., menyampaikan sambutan dan visi misi Universitas Ma Chung memasuki usia ke-19 tahun.

MALANG POSCO MEDIA, MALANG- Memasuki usia ke-19 tahun, Universitas Ma Chung tidak sekadar merayakan perjalanan panjangnya. Kampus yang berdiri sejak 2007 itu justru tancap gas mempercepat transformasi dengan menyiapkan program doktor (S3), membuka program studi baru, hingga memperluas kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat perannya sebagai kampus penggerak perubahan.

Komitmen tersebut disampaikan Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., dalam media gathering bertajuk Fostering Transformative Convergence di Ruang Pinus Hotel Savana, Jumat (3/7).

Prof. Yufra menegaskan, perguruan tinggi tidak lagi bisa berkembang secara mandiri. Perubahan yang berlangsung cepat menuntut kampus membangun kolaborasi yang lebih luas agar inovasi yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selama ini, Universitas Ma Chung mengembangkan konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media. Kini konsep tersebut berkembang menjadi hexa helix dengan memasukkan aspek lingkungan serta pihak yang terdampak sebagai bagian penting dalam setiap proses pembangunan. “Media menjadi mitra strategis untuk memperluas dampak inovasi, membangun kepercayaan publik, sekaligus mempercepat perubahan,” ujar Prof. Yufra.

Ia menjelaskan, dua dekade pertama menjadi fase membangun fondasi kampus sebagai living example. Memasuki usia ke-21, Ma Chung menargetkan diri naik kelas menjadi living trendsetter, yakni kampus yang mampu menciptakan arah baru melalui pendidikan, riset dan inovasi.

Untuk mewujudkan target tersebut, Universitas Ma Chung menetapkan tiga fokus utama hingga 6 Juli 2027. Yakni meningkatkan kepercayaan publik melalui kualitas lulusan, riset, publikasi ilmiah, inovasi, hak paten, dan pengabdian kepada masyarakat, memperkuat mutu akademik melalui peningkatan akreditasi, serta membangun kemandirian finansial agar pengembangan kampus berjalan berkelanjutan.

Saat ini Universitas Ma Chung memiliki 12 program studi dari jenjang diploma hingga magister. Enam diantaranya telah meraih predikat Akreditasi Unggul. Ke depan, kampus juga tengah menyiapkan pembukaan Program Doktor (S3) serta Program Studi Hukum Bisnis untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan perkembangan ekonomi modern. “Target kami bukan hanya menjadi kampus unggul, tetapi menjadi penggerak perubahan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Prof. Yufra. (hud/udi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *