Wujudkan Kota Batu Edukatif dan Bersih, DLH Gelar Rangkaian Kegiatan Kebangsaan Lingkungan Green Nation 2026

SUKSES: Puncak Greenation 2025 lalu sukses digelar di Alun-alun Kota Batu dengan menggandeng berbagai elemen.

MALANG POSCO MEDIA, KOTA ​BATU — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu resmi meluncurkan rangkaian kegiatan bertajuk “Greenation 2026.” Program berskala besar ini dirancang sebagai gerakan simultan aksi nyata dan edukasi lingkungan yang menyasar seluruh elemen masyarakat. Mulai dari anak usia dini, pelajar, komunitas peduli lingkungan, hingga aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Batu.

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Dian Fachroni menjelaskan bahwa esensi utama dari Greenation ini adalah menumbuhkan kesadaran kolektif yang berkelanjutan, bukan sekadar perayaan seremonial belaka. Rangkaian kegiatan ini direncanakan berlangsung secara marathon sejak akhir Mei hingga puncaknya pada akhir Juni 2026 mendatang.

​”Green Nation tahun ini kami kemas dengan pendekatan yang sangat komprehensif. Kami mengintegrasikan antara kompetisi kreatif, edukasi lapangan langsung ke sekolah-sekolah, aksi bersih-bersih massal, hingga instalasi seni lingkungan. Kami ingin memastikan pesan pelestarian alam ini menyentuh seluruh lapisan generasi di Kota Batu,” ujar Dian kepada Malang Posco Media, Minggu (7/6).

​Berdasarkan DLH Kota Batu, gerakan ini telah diawali dengan pelaksanaan Pameran Greenovation yang menyasar siswa tingkat SMP dan SMA. Serta Lomba Liputan Lingkungan untuk kategori umum yang berlangsung sejak 28 Mei hingga 21 Juni 2026. Lomba liputan berbasis media sosial dengan durasi maksimal 150 detik ini diharapkan mampu membanjiri ruang digital dengan konten-konten positif bertema lingkungan.

​Memasuki pertengahan Juni, tepatnya pada 19 Juni 2026, kawasan Alun-Alun Kota Batu akan disulap menjadi pusat edukasi melalui aksi Greenformer. Kegiatan kolaboratif bersama Sekolah SD Adiwiyata, Komunitas Bolang KWB, dan Zona Bening ini menargetkan partisipasi aktif 100 anak usia TK hingga SD. Anak-anak akan disuguhkan dongeng lingkungan, pertunjukan live action ‘Monster Sampah’, hingga pengenalan mobil herois Greenformer untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini.

​Pada hari yang sama, DLH juga menginisiasi Campaign Pengurangan Plastik Sekali Pakai bertempat di Area Plaza Batu dengan membagikan tas belanja ramah lingkungan secara langsung kepada warga dan pengunjung sebagai langkah konkret menekan volume sampah plastik.

​Sektor aksi nyata di lapangan akan digelorakan melalui gerakan Bersih-Bersih (ASRI) yang dijadwalkan pada 19 hingga 20 Juni 2026. Aksi ini membagi klaster penanggung jawab secara masif pada, Jumat (19/6) akan digerakkan oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Batu sepanjang jalur Panglima Sudirman hingga Gajahmada serta kawasan Masjid An-Nur.

Sementara pada, Sabtu (20/6), giliran Komunitas Sabers beserta elemen sekolah dan rumah ibadah lainnya seperti Gereja Gembala Baik, Klenteng, Ekoriparian, dan Kali Kebo yang turun langsung membersihkan aliran sungai dan lingkungan sekitar.

​Tidak hanya aksi fisik, apresiasi terhadap kelestarian alam juga dituangkan lewat estetika visual melalui Pameran dan Instalasi Seni yang berlangsung seminggu penuh pada 20–27 Juni 2026. Bekerja sama dengan Spectaflora, Perupa Galeri Raos, Ecoton, dan Walhi, instalasi seni lingkungan ini akan dipamerkan di beberapa titik strategis, mulai dari Galeri Raos, Simon Stock, Alun-alun, hingga Pendopo Kota Batu.

​Menjelang penghujung bulan, fokus beralih ke klaster pendidikan melalui program Greenation Goes to School pada 26 Juni 2026 pagi di Perguruan Sang Timur. Berbagai aktivitas aplikatif disiapkan, seperti nonton bareng dan diskusi lingkungan bagi siswa SMA, praktik pilah sampah dan pembuatan Eco Enzyme bagi siswa SMP. Serta kegiatan Trail Biodiversiti di Ekoriparian dan Belik Tanjung khusus siswa SD, diakhiri dengan aksi penanaman pohon bersama.

​Di hari yang sama pada sore harinya, akan digelar Camp Adiwiyata bagi siswa pendamping tingkat SD, SMP, SMA, serta Camp Saka Kalpataru ‘Ekoriparian Reborn’ yang memosisikan pramuka Saka Kalpataru sebagai motor penggerak utama. Seluruh peserta camp akan memulai titik kumpul di Alun-Alun untuk melakukan kegiatan ‘Walk Tour Garis Hijau.’

​Seluruh rangkaian megah ini akan ditutup secara resmi pada tanggal 27 Juni 2026 melalui agenda Anugerah Lingkungan Hidup (ALH) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Batu. Acara puncak ini akan diisi dengan Launching SIPP, penyerahan Awarding bagi para pemenang lomba, serta resepsi yang dimeriahkan oleh penampilan talenta lokal seperti musikalisasi puisi oleh Mas Herman Aga, Paduan Suara Lintas Iman Gus Durian, Spy Voice, hingga grup musik Tropical Forest Akustik.

​”Melalui momentum Green Nation 2026 ini, kami berharap Kota Batu tidak hanya dikenal sebagai kota wisata yang indah. Namun juga menjadi kota percontohan yang memiliki ketahanan lingkungan yang kuat berkat sinergi luar biasa dari seluruh elemen warganya,” pungkasnya.(eri/lim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *