Baru Tiga Bulan, Perosotan di Playground Alun-Alun Merdeka Rusak

RUSAK: Kondisi perosotan di area Playground Alun Alun Merdeka catnya sudah terkelupas dan terlihat adanya retakan. MPM-FIRMAN

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Fasilitas playground Alun Alun Merdeka Malang menjadi sorotan dan dikeluhkan oleh masyarakat. Sebab dua perosotan yang ada di area Playground tersebut ternyata kondisinya sudah rusak. Sehingga dikhawatirkan mengganggu kenyamanan anak- anak ketika bermain.

Tampak di ujung perosotan, cat sudah terkelupas dan bahkan terlihat seperti adanya retakan. Padahal, area tersebut baru saja direvitalisasi pada akhir Januari lalu. “Baru tahu juga kalau ternyata ada yang rusak. Begitu tahu, anak saya langsung saya arahkan mainan yang lain. Ya semestinya belum rusak, karena setahu saya juga ini masih baru,” terang Vania Rahma, salah satu orang tua yang berkunjung ke Alun Alun Merdeka, Minggu (3/5).

Meski dua dari lima perosotan dalam kondisi rusak, namun masih banyak anak anak yang tetap bermain di playground tersebut. Belum terlihat adanya larangan atau imbauan dari pengelola Alun Alun Merdeka, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

Merespon terkait adanya fasilitas yang rusak, Plh Kepala DLH Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang menjelaskan, perosotan yang rusak ini bukan termasuk bagian playground baru atau yang diimpor dari Malaysia. Namun perosotan lama yang dilakukan perbaikan. “Playground yang rusak merupakan modul playground lama yang dalam perencanaan awal diperbaiki dan dipasang kembali,” ujar Raymond.

Selain itu, disampaikan Raymond, karena anggaran ketika perencanaan yang tertera pada revitalisasi 2025 kemarin adalah perbaikan, maka yang bisa dilakukan adalah berupa perbaikan. Namun demikian pihaknya sudah meminta agar perosotan yang rusak ini untuk diperbaiki lagi. “Vendor dari kontraktor pelaksana akan tetap melakukan perbaikan selama masa pemeliharaan. Namun jaminan ketahanan pasca perbaikan tidak bisa diberikan karena kondisi kerusakan pada Playground eksisting,” tutupnya. (ian/lim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *