Orang Tua Calon Murid Baru Berdatangan ke Posko SPMB

MALANGPOSCOMEDIA – Menjelang dimulainya pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, Posko SPMB di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mulai ramai didatangi masyarakat dan orang tua calon murid baru, Selasa (2/6). Berdasarkan pengamatan Malang Posco Media, orang tua calon murid datang bersama putra/putrinya secara silih berganti. Walaupun, tetap ada juga orang tua calon murid yang datang sendiri untuk berkonsultasi di posko tersebut.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdikbud Kota Malang Muflikh Adhim menjelaskan, posko yang sebenarnya sudah dibuka sejak pekan lalu ini memang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan informasi akurat terkait mekanisme penerimaan murid baru, baik untuk jenjang TK, SD, maupun SMP.
“Posko ini kami sediakan untuk memfasilitasi masyarakat mencari informasi secara langsung jika mereka belum mengetahui secara detail pengumuman yang ada di Instagram, website dinas, atau website SPMB,” jelas Adhim, sapaannya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Selain memberikan layanan informasi tentang SPMB nanti, Adhim menyebut, mulai 2 Juni kemarin pihaknya memang membuka entri data nilai raport, khususnya bagi calon murid dari luar kota. Proses input nilai Raport untuk jalur Prestasi Akademik (TKA) ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga Senin (8/6) mendatang.
“Kami melayani entri data nilai TKA khusus bagi calon peserta jalur prestasi akademik yang sekolah asalnya di luar Kota Malang, namun kartu keluarga atau domisilinya berada di Kota Malang. Karena kami tidak memiliki basis data otomatis untuk nilai mereka, maka verifikasi manual dan penyerahan raport asli harus dilakukan di posko,” beber Adhim.
Diungkapkan Adhim, tren pendaftar dari luar daerah, sebenarnya tidak terlalu banyak. Akan tetapi menurutnya, pihaknya harus tetap memberikan layanan maksimal dengan memfasilitasinya dengan baik.
“Tidak terlalu banyak. Kalau berkaca tahun kemarin, itu sekitar 50-an murid dari luar. Rata rata ya segitu,” ungkapnya.
Dengan adanya posko ini, Adhim berharap masyarakat tidak lagi kesulitan ketika pendaftaran SPMB dimulai pada 8 Juni pekan depan nanti.
Pada 8 Juni nanti, pendaftaran online dibuka untuk jenjang TK dan SD (jalur domisili, afirmasi dan mutasi). Sedangkan untuk jenjang SMP dimulai dengan jalur domisili terlebih dahulu pada 8 Juni nanti.
Menghadapi pelaksanaan pendaftaran tersebut, Adhim menyebut pihaknya juga mengagendakan untuk melaksanakan tahapan uji coba atau simulasi pendaftaran online bagi masyarakat luas, tepatnya pada tanggal 5 dan 6 Juni nanti.
Khusus untuk masa uji coba nanti, bisa dilakukan melalui laman khusus yaitu www.kotamalang.demo.spmb.id.
Di masa tersebut, orang tua calon murid dapat mencoba seluruh alur pendaftaran agar tidak mengalami kendala teknis saat sistem resmi dibuka pada 8 Juni mendatang.
“Melalui simulasi ini, masyarakat bisa mencoba mendaftar secara mandiri, memahami jalurnya, dan melihat alur mekanismenya secara utuh. Nanti saat tanggal 8 Juni atau saat pendaftaran resmi dimulai, embel-embel ‘demo’ pada alamat website akan dihapus dan berganti menjadi situs resmi,” kata Adhim.
Antusiasme dan respons positif jelang pendaftaran SPMB dirasakan langsung oleh masyarakat. Yuni Kurniasih, salah satu orang tua calon murid baru, sengaja datang ke posko untuk melakukan entri data anaknya yang akan bersekolah di Kota Malang. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya arahan dan asistensi langsung dari petugas di posko.
“Alhamdulillah, setelah diarahkan satu per satu oleh petugas di dalam, semua prosesnya berjalan dengan lancar. Tadi awalnya saya hanya membawa raport, lalu diminta untuk mencetak kartu keluarga (KK) dan fotokopi Surat Keterangan Lulus (SKL) terlebih dahulu. Rencananya anak saya akan didaftarkan ke SMP Negeri 28 Malang,” tutur Yuni dengan nada lega setelah keluar dari ruang pelayanan posko. (ian/jon)




