Ajukan Bantuan Rp 135 Miliar untuk Tiga Ruas Jalan

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang mengajukan bantuan anggaran ke Kementerian PU sebesar Rp 135 Miliar. Itu digunakan untuk membangun infrastruktur program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Hal ini disampaikan Kepala Dinas PU Bina Marga Khairul Isnaidi Kusuma. Diwawancara di sela-sela kegiatan peninjauan Pasar Sayur Turen Selasa (14/7) lalu, Khairul mengatakan bahwa Rp 135 Miliar itu untuk tiga ruas jalan. Yaitu ruas Jalan Kepanjen – Pagak Rp 60 Miliar, Kalipare – Donomulyo Rp 65 Miliar, dan jalan menuju Kampung Nelayan Merah Putih Rp 10 Miliar.
“Prioritasnya adalah Kepanjen – Pagak. Karena itu urat nadi ekonomi,’’ kata pria yang akrab disapa Oong ini.
Dia menyebutkan, Kepanjen – Pagak sebagai urat nandi ekonomi, karena di ruas itu banyak potensi yang memberikan efek luar biasa pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Malang.
“Di situ ada pertanian luar biasa, ada Universitas Brawijaya yang mengembangkan kampusnya disana, juga ada SMA Taruna. Itu potensinya luar biasa dan memberikan dampak yang sangat banyak,’’ tambahnya.
Oong juga mengatakan saat ini pihaknya sedang menyusun program koridor terpadu. Konsep itu sudah disampaikan kepada Bappeda Kabupaten Malang.
“Kita membuat satu konsep koridor terpadu supaya pekerjaan kita itu fokus tuntas. Artinya harus melihat sekarang. Mana proyek strategis yang masuk dalam lokasi prioritas (Lokpri). Ini nanti kami kerjakan dulu,’’ ucapnya.
Untuk membuat koridor terpadu ini pihaknya tidak bekerja sendirian. Namun bersama-sama dengan dinas lainnya. Oong mencontohkan, jalan yang mendukung ketahanan pangan.
“Maka kita akan bersama-sama dengan Dinas Pertanian (Dinas Tanaman Pangan Hotilkultura dan Perkebunan), juga Dinas Ketahanan Pangan. Dengan demikian kita akan lebih fokus dalam melaksanakan pekerjaan. Tentunya hasilnya akan memberikan efek pada peningkatan ekonomi masyarakat,’’ ungkapnya.
Termasuk kata Oong adalah jalan desa. Pihaknya akan melakukan pemetaan, maka diantaranya itu masuk dalam lokasi strategis dan masuk pada koridor terpadu. Jika ditemukan, Oong mengatakan pihaknya langsung bergerak.
“Sekarang DD minim, sehingga jalan desa kami juga tangani. Tapi ya itu tadi, masuk dalam lokasi strategis dan Koridor Terpadu,’’ pungkasnya.(ira/jon)




