Asusila di Lembaga Pendidikan di Bantur Dilaporkan Polisi

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Lingkungan lembaga pendidikan di Kecamatan Bantur Kabupaten Malang terseret kasus asusila. Kali ini, organisasi kemasyarakatan sosial dan keagamaan Yakuza Maneges menemukan dugaan adanya tindak pidana asusila di salah satu lembaga pendidikan di Kecamatan Bantur.
Tim Yakuza Maneges telah mendampingi para korban untuk melapor ke Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polres Malang pada Senin (13/7) malam lalu.
Dalam kasus ini ada dua orang diduga menjadi pelaku tindak pidana asusila yakni pengasuh lembaga pendidikan berinisial SH dan anaknya berinisial D.
“Anaknya sudah ditahan (Polres Malang). Sedangkan SH karena sakit, sehingga penahanannya ditangguhkan,” beber Kuasa Hukum Korban dari Yakuza Maneges Muhammad Zakky saat dikonfirmasi, Rabu (15/7).
Diungkapkan Zakky, modus yang dilakukan terduga pelaku adalah meminta pijat. Saat siswi memijat, terduga pelaku menggerayangi atau meraba-raba tubuh korban.
“Modusnya minta pijat. Tapi tangannya (terduga pelaku) ke belakang gerayang, megang-megang,” kata Zakky.
Dalam kasus tersebut sedikitnya enam orang siswi diketahui menjadi korban. Namun, tidak menutup kemungkinan jumlah korban bertambah.
Menurut Zakky, kejadian asusila terjadi telah berlangsung sejak tahun 1996. Hanya saja, para korban baru berani speak up (bersuara) beberapa waktu belakangan ini.
Peristiwa tindak asusila yang dialami para korban terjadi saat mereka masih di bawah umur.
“Korban ada enam orang mulai yang terjadi pada tahun 1996 sampai yang terbaru. Salah satu korbannya adalah adik sepupunya sendiri. Ini baru masuk dan masih banyak yang mau speak up,” imbuh Zakky.
Terkait kasus asusila tersebut, Polres Malang akan memberikan keterangan resmi melalui konferensi pers yang rencananya digelar pada Kamis (16/7).
“Besok rilis,” singkat Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono, saat ditanya mengenai dugaan kasus asusila yang terjadi di salah satu lembaga pendidikan di Kecamatan Bantur Kabupaten Malang. (den/jon)




