Gema Iduladha 1447 H di SMA Islam Malang, Perkuat Nilai Syariat dan Tumbuhkan Jiwa Sosial

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – SMA Islam Malang menggelar rangkaian kegiatan perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu (27/5). Agenda keagamaan ini diawali dengan pelaksanaan salat Id berjemaah bagi seluruh siswa kelas 10 dan 11. SMAI menghadirkan khatib dari luar, Ustaz Fahmi, M.Pd untuk memberikan penyegaran dan menjaga antusiasme siswa dalam menangkap khotbah Iduladha.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di lingkungan sekolah. Tahun ini, SMA Islam Malang menyembelih total empat ekor sapi dan dua ekor kambing. Istimewanya, mayoritas hewan kurban tersebut lahir dari program kurban kolektif serta kolaborasi sukarela antara guru, siswa, dan orang tua siswa yang dicanangkan sejak satu bulan terakhir.
”Kami membuka program kurban kolektif. Alhamdulillah terkumpul tiga grup, di mana masing-masing grup terdiri dari tujuh orang beranggotakan guru dan orang tua siswa. Ditambah dengan iuran sukarela dari anak-anak dan guru, terkumpul lagi satu sapi tambahan,” ujar Kepala SMA Islam Malang, Suharmanto, S.Ag. Selain sapi, sekolah di Jalan Kartini ini juga menyembelih dua ekor kambing kurban yang masing-masing berasal dari guru dan siswa.
Suharmanto menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas menjalankan ibadah tahunan, melainkan media edukasi nyata untuk membentuk karakter dan melatih kepedulian sosial para siswa sejak dini.
Melalui iuran kurban yang dikumpulkan selama satu bulan, siswa diajak untuk memahami esensi dari sebuah pengorbanan. “Esensi kurban itu bukan sekadar jumlah hewan yang disembelih, melainkan semangat dan kemampuan diri untuk mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya demi kemanusiaan. Kami ingin melatih anak-anak agar seimbang antara ibadah kepada Allah (hablum minallah) dan kepedulian kepada sesama (hablum minannas),” jelas Suharmanto.
Proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban sepenuhnya dimandatkan kepada pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai perwakilan siswa. Daging kurban tersebut didistribusikan secara luas sesuai syariat, yang meliputi para jemaah kurban (guru dan orang tua), lingkungan internal sekolah, serta masyarakat sekitar.
Selain itu, pihak sekolah juga menyalurkan daging kurban ke panti asuhan hingga menyasar sektor pelayanan publik seperti jajaran aparat kelurahan serta warga di lingkungan tempat tinggal para guru dan siswa yang membutuhkan.
Dengan distribusi yang masif ini, Suharmanto berharap kehadiran SMA Islam Malang dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas, khususnya bagi mereka yang membutuhkan (lil fuqara wal masakin). (imm/udi)



