Kasus Flu Siswa di Kota Malang Mulai Mereda
MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Kasus flu yang sempat menyerang sejumlah siswa di Kota Malang dalam sepekan terakhir mulai mereda. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang menyebut hingga Selasa (29/9), belum ada laporan baru terkait peningkatan kasus flu di lingkungan sekolah.
Plt Sekretaris sekaligus Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dikbud Kota Malang Muflikh Adhim mengatakan, pekan sebelumnya sejumlah sekolah sempat melaporkan banyak siswa tidak masuk akibat demam dan flu.
“Salah satunya di SMP Taman Siswa, ada sekitar 50 siswa yang sakit. Tapi saat ini sudah berangsur-angsur kembali ke sekolah. Flunya juga tidak berat,” kata Adhim.
Meski menerima laporan dari beberapa sekolah, Dikbud belum melakukan pendataan secara khusus dan terstruktur terhadap siswa yang mengalami flu maupun gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Pemantauan masih dilakukan berdasarkan laporan sekolah dan puskesmas.
“Memang ada beberapa yang kena flu, dengan gejala sama, tetapi jumlahnya tidak kami lakukan pendataan secara terstruktur. Jadi kami fokusnya antisipasi dan pencegahan,” ujarnya.
Meski kasus mulai menurun, Dikbud tetap meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan influenza. Imbauan tersebut telah disampaikan melalui surat edaran kepada satuan pendidikan sejak pekan lalu.
Sekolah diminta mengoptimalkan edukasi kesehatan kepada siswa, guru dan warga sekolah. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk etika batuk dan bersin, juga diperkuat.
“Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus penyakit influenza, sekolah diminta mengoptimalkan edukasi kesehatan kepada warga sekolah, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menerapkan etika batuk dan bersin,” jelas Adhim.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr. Husnul Muarif mengatakan, monitoring tetap dilakukan melalui puskesmas, termasuk pemantauan ke lingkungan sekolah. Hingga kini, pihaknya belum menerima laporan terbaru mengenai peningkatan kasus.
Husnul mengimbau masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh dan mengurangi risiko paparan penyakit. Asupan makanan bergizi dan vitamin perlu diperhatikan, disertai penggunaan masker ketika berada di lingkungan berdebu atau berisiko terpapar.
“Bagaimana mencegah supaya mempersiapkan daya tahan tubuhnya dengan baik. Asupan makanan dan vitamin dengan baik. Kemudian mengurangi paparan debu dengan pemakaian alat pelindung diri, minimal seperti masker,” tandasnya. (ian/aim)





