Kick Off Bulan Literasi Keuangan, OJK Imbau Ibu-ibu Waspada Love Scam

Malang Posco Media, Malang – Kaum perempuan, khususnya ibu rumah tangga, diimbau untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan digital seperti love scam dan sex scam. Hal ini disampaikan oleh Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, dalam acara Talkshow “Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital: Literasi Keuangan Sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman” yang berlangsung di Gedung F FEB UB, Rabu (6/5).
Kegiatan yang digelar secara hybrid ini diikuti oleh sekitar 500 peserta dari berbagai komunitas perempuan dan mahasiswa. Acara ini sekaligus menandai dimulainya Kick Off Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026, sebuah inisiasi OJK untuk mengakselerasi peningkatan literasi keuangan masyarakat secara masif dan merata.

Dalam sambutannya, Farid menyebutkan ibu-ibu merupakan sasaran empuk pelaku kejahatan karena para pelaku sering kali menggunakan tutur kata yang halus dan merayu untuk menjerat korbannya.
“Pelaku kejahatan scam tidak hanya menggunakan kata-kata yang mengintimidasi, tetapi juga rayuan sedemikian rupa agar korbannya sukarela melakukan transfer sejumlah uang,” ujar Farid.
Lebih lanjut, Farid menekankan krusialnya literasi keuangan bagi perempuan mengingat peran ganda mereka sebagai pengelola keuangan keluarga dan pelaku usaha. Berdasarkan data, 64,5% UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Meski tingkat literasi keuangan nasional tahun 2025 telah mencapai 66,46%, kelompok ibu rumah tangga masih memiliki tingkat literasi yang lebih rendah dibanding standar nasional.
“Perempuan dan Ibu Rumah Tangga menjadi sasaran prioritas penerima edukasi keuangan salah satunya karena 79,3% perempuan menjalankan peran ganda. Literasi keuangan akan melindungi perempuan dari risiko pinjaman online ilegal dan penipuan,” kata
Dekan FEB UB, Abdul Ghofar, menyambut positif kolaborasi ini. Ia berharap kegiatan edukasi hasil kerja sama OJK Malang dengan Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) Cabang Malang ini mampu memberdayakan ibu-ibu dalam memanfaatkan teknologi secara bijak.
“Harapannya, kegiatan ini mampu mendorong agar Ibu-Ibu tidak hanya cakap secara finansial, tetapi juga berdaya dalam memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung kesejahteraan keluarga,” ucap Abdul.
Talkshow ini menghadirkan narasumber ahli, yakni Wani Sabu (Senior Advisor Fraud Banking Investigation BCA) yang mengupas tuntas keamanan transaksi digital, serta selebgram sekaligus pelaku UMKM, Febby Antique. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PIISEI Cabang Malang, Farhana Zaki Baridwan.
Dalam paparannya, Wani Sabu menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan terhadap kejahatan siber, termasuk berbagai modus penipuan digital, serta pentingnya literasi digital dalam mendukung keamanan transaksi keuangan masyarakat.
Rangkaian Bulan Literasi Keuangan 2026 yang mengusung tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas” ini akan berlangsung mulai Mei hingga Agustus mendatang. Program unggulan yang disiapkan meliputi Financial Literacy Series (webinar & workshop), Financial Literacy Campaign di media sosial, serta akan ditutup dengan Financial Literacy Award 2026 sebagai apresiasi bagi pihak yang aktif dalam edukasi keuangan. (nda)




