Minat Tinggi, Sayang Tak Semua Beroperasi

Ilustrasi macito. MPM-FIRMAN

MALANGPOSCOMEDIA – Minat masyarakat terhadap keberadaan layanan bus wisata Macito (Malang City Tour) menunjukkan respon positif. Minat masyarakat terbukti cukup tinggi dengan ramainya titik pemberangkatan bus Macito tiap hari di Gedung Kartini.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi memastikan operasional armada angkutan wisata itu tetap berjalan meski pihaknya juga melakukan evaluasi terhadap efisiensi operasionalnya seiring dengan tingginya minat masyarakat.

“Secara umum, operasional Macito tahun ini berjalan seperti biasa. Namun, kami menghadapi tantangan karena ada berbagai faktor, termasuk efisiensi belanja dan tingginya permintaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan ini,” ujar Baihaqi kepada Malang Posco Media, Senin (6/7).

Dengan animo yang terus naik, jumlah armada bus Macito yang tersedia kini dinilai menjadi tantangan utama. Sebab, jumlah armada bus Macito yang tersedia sebanyak lima unit, namun tentu tidak semuanya bisa beroperasi.

“Dari lima unit yang kita miliki, pasti setiap minggunya ada salah satu atau dua yang kami lakukan pemeliharaan. Jadi, rata-rata setiap hari unit yang beroperasi ada tiga-empat armada karena satu atau dua unit harus masuk bengkel. Ini antisipasi agar tidak terjadi mogok di tengah jalan,” jelas Baihaqi.

Tidak hanya itu saja, Baihaqi tidak menampik juga adanya pengaruh dari efisiensi anggaran, terutama terkait kenaikan harga bahan bakar solar yang digunakan armada. Pihaknya terus melakukan pemantauan ketat agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga meski anggaran yang tersedia cukup terbatas. Ini menjadi tantangan yang cukup berat karena kenaikan harga BBM tidak bisa diprediksi.

“Kami kan menggunakan solar Dex, sehingga kami lakukan efisiensi juga. Karena harganya naik, kemudian anggaran kita sangat terbatas, maka harus terus kami lakukan monitoring. Jangan sampai kami tidak sama sekali melayani masyarakat,” lanjut Baihaqi.

Terkait jam operasional, Macito tetap melayani penumpang pada hari Senin hingga Kamis pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Sementara pada akhir pekan, armada tetap melayani rute wisata. Khusus hari Jumat, operasional ditiadakan untuk memberikan waktu istirahat bagi para pengemudi yang bekerja selama enam hari dalam seminggu.

Sementara itu, Diah Mirzani, salah satu warga yang memanfaatkan bus Macito, Senin (6/7), mengaku bersyukur layanan bus wisata itu tetap ada hingga sampai saat ini. Namun ia juga berharap kualitas layanan bisa terus ditingkatkan.

“Ini kedua kali naik Macito, didaftarkan sama teman saya. Antrenya tidak terlalu lama dan yang penting itu gratis. Rutenya malah kalau bisa diperpanjang atau ditambah ke wilayah lain supaya lebih puas. Kalau bisa ya terus ada ya, walaupun BBM naik,” tutupnya. (ian/bua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *