Pasar Besar Malang Terbakar, Korsleting Diduga Jadi Pemicu
MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Kebakaran kembali terjadi di Pasar Besar Malang, Senin (28/9) malam. Api diduga muncul akibat korsleting kabel listrik di dekat toilet lantai 1 pasar.
Beruntung, api tidak sempat merembet dan membesar. Petugas jaga Pasar Besar Malang berhasil memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.21 WIB. Tim pemadam langsung bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.23 WIB.
“Diduga titik awal api menyala dari korsleting kabel listrik di lantai 1 pasar. Ketika tim sampai di lokasi, sudah tidak ada nyala api karena sebelumnya berhasil dipadamkan petugas jaga pasar menggunakan APAR,” ujar Pandu.
Dari hasil pemeriksaan dan asesmen petugas, tidak ditemukan indikasi adanya unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut. Petugas memastikan titik yang terbakar berada pada instalasi listrik di sebuah ruang sempit di lantai 1.
“Karena api itu letaknya di lompongan berukuran kecil. Setelah kami cek, yang terbakar itu murni di instalasi listriknya. Jadi kami melihat tidak ada unsur sengaja dibakar,” tegasnya.
Pandu juga memastikan tidak ditemukan material lain di sekitar titik kejadian yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran. Termasuk tumpukan kardus bekas yang berada di lantai 3 Pasar Besar.
Menurutnya, hasil pemeriksaan di lantai 2 dan 3 juga tidak menemukan bekas pembakaran. Kepulan asap tebal yang terlihat berasal dari titik api di lantai 1.
“Kardus itu bukan di lantai 1, tapi di lantai 3. Di lantai 2 dan 3 pun tidak ditemukan bekas pembakaran. Jadi hanya kepulan asap tebal saja dari nyala api di lantai 1,” jelas Pandu.
Usai api berhasil dipadamkan, petugas Damkar Kota Malang melakukan pembasahan di sejumlah area, mulai lantai 1 hingga lantai 3. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat titik api tersembunyi (hidden fire) yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Setelah melakukan pemeriksaan dan pembasahan selama sekitar 45 menit, petugas memastikan kondisi Pasar Besar Malang aman. Area terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 27 meter persegi dengan kerugian material sekitar Rp 25 juta.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Penanganan melibatkan 10 personel Damkar Kota Malang dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam.
“Tim damkar melakukan pembasahan di lantai 1, 2, dan 3 serta area terdampak lainnya. Kami juga memastikan tidak ada hidden fire atau potensi nyala api susulan,” pungkas Pandu. (ian/aim)





