Pasca Kebakaran, Desak Mitigasi Kelistrikan di Pasar Besar Malang

TERBAKAR: Kondisi kios kosong di dekat toilet Lantai 1 Pasar Besar usai terbakar karena korsleting listrik. MPM-IAN
Pemutihan Pajak Daerah 2026

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Kebakaran yang terjadi di lantai 1 Pasar Besar Kota Malang, Senin (28/9) malam, menjadi momentum untuk mengevaluasi aspek keselamatan pasar. Pemkot Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) diminta segera melakukan mitigasi, terutama terhadap instalasi kelistrikan dan kondisi bangunan yang berpotensi membahayakan pedagang maupun pengunjung.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji mengatakan, pengecekan harus dilakukan menyeluruh dan tidak berhenti pada penanganan titik kebakaran. Instalasi listrik, kondisi atap hingga bagian bangunan lain yang dinilai rawan perlu segera diperiksa.

“Pasca kebakaran ini, Pemkot Malang melalui Diskopindag perlu segera melakukan mitigasi awal. Terutama mengecek instalasi listrik, kondisi atap, dan bagian bangunan lain yang memang urgent dan berpotensi membahayakan pedagang maupun pengunjung,” desak Bayu, Selasa (29/9)

Pemutihan Pajak Daerah 2026

Menurutnya, persoalan yang bersifat mendesak harus segera ditindaklanjuti agar potensi kejadian serupa maupun risiko keselamatan lainnya dapat diminimalkan. DPRD, kata dia, akan mendorong Pemkot untuk melakukan langkah tersebut tanpa menunggu terjadinya kejadian berikutnya.

Di sisi lain, pembangunan Pasar Besar secara menyeluruh juga dinilai tetap perlu berjalan. Pemkot Malang diminta terus mengawal pengajuan pembangunan melalui APBN maupun skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), sekaligus aktif mencari dukungan pemerintah pusat sebagai solusi jangka panjangnya.

“Dua-duanya harus jalan. Yang urgent segera dimitigasi dan diperbaiki, sementara solusi jangka panjang pembangunan Pasar Besar juga terus diperjuangkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sriyuliadi mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi bersama jajaran terkait setelah kejadian kebakaran. Dari pemeriksaan awal, kebakaran terjadi tanpa adanya unsur kesengajaan.

“Memang itu terjadi korsleting listrik dari salah satu kios yang ada di lantai 1. Dugaannya itu, tapi nanti hasil resminya kita tunggu dari kepolisian,” kata Eko.

Eko memastikan, kebakaran hanya terjadi pada satu kios. Kondisi kios tersebut juga dalam keadaan kosong sehingga tidak ada barang dagangan yang ikut terbakar. Meski demikian, Eko mengingatkan seluruh pedagang Pasar Besar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan instalasi listrik di masing-masing kios.

“Kami mengimbau kepada pedagang yang ada di Pasar Besar harus lebih berhati-hati. Kemudian kalau menggunakan kabel ataupun kelistrikan di kiosnya masing-masing, juga harus sesuai standar. Kalau (kios) sudah tutup, kelistrikan diharapkan dilakukan (dipadamkan),” tandasnya. (ian/aim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *