Pelaku Penembakan Presiden Trump Ditangkap

MALANG POSCO MEDIA, WASHINGTON- Penembakan yang terjadi saat Presiden AS Donald Trump menghadiri jamuan malam di Hotel Washington Hilton berada di lokasi yang sama dengan percobaan pembunuhan Presiden Ronald Reagan 45 tahun silam.
Pada 29 Maret 1981, John Hinckley Jr. melepaskan enam tembakan ke arah Reagan di luar hotel yang sama. Salah satu peluru memantul dari limusin kepresidenan dan mengenai paru-paru Reagan sehingga ia kehilangan banyak darah.
Meski sempat kritis, Reagan pulih setelah menjalani operasi di Rumah Sakit Universitas George Washington dan diizinkan pulang setelah 12 hari dirawat. Lokasi penembakan tersebut memiliki catatan sejarah kelam bagi kepresidenan Amerika Serikat.
Empat puluh lima tahun kemudian, Trump harus dievakuasi setelah tembakan terdengar di hotel tersebut.
Insiden itu memicu kepanikan di dalam gedung saat jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih sedang berlangsung, Sabtu (25/4) malam waktu setempat.
Petugas keamanan bergerak cepat mengamankan Presiden Trump dan membawanya keluar dari lokasi kejadian.
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa tersangka penembakan telah diringkus setelah petugas melepaskan tembakan yang melukai pelaku. Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan investigasi terkait motif pelaku dalam insiden tersebut.
Presiden AS Donald Trump mengatakan satu orang telah ditangkap setelah terjadi penembakan di jamuan makan malam “White House Correspondents’” di Washington, Sabtu (25/4) malam waktu setempat. “Malam yang luar biasa di Washington. Dinas Rahasia dan aparat penegak hukum bekerja sangat baik. Mereka bertindak cepat dan berani. Penembak telah ditangkap,” tulis Trump di Truth Social.
Pernyataan itu muncul setelah ia dan Ibu Negara Melania Trump dievakuasi dari acara tahunan itu akibat insiden keamanan. Dalam pernyataan terpisah, Trump mengatakan Wakil Presiden JD Vance, Melania, dan seluruh anggota kabinet dalam keadaan aman. “Kami akan berbicara kepada Anda dalam setengah jam. Saya telah berbicara dengan semua pihak yang bertanggung jawab atas acara ini, dan kami akan menjadwalkannya kembali dalam 30 hari,” kata Trump.
Dinas Rahasia AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa satu orang telah ditangkap.
“Kondisi pihak yang terlibat belum diketahui, dan aparat penegak hukum masih mempelajari situasi,” sebut pernyataan itu.
Terpisah, tersangka penembakan saat acara jamuan makan malam White House Correspondents pada Sabtu (25/4) malam mengaku mengincar pejabat pemerintah AS. Mengutip sumber penegak hukum, CBS News melaporkan pada Minggu bahwa tersangka, yang diidentifikasi sebagai Cole Allen, menyampaikan hal itu setelah ditangkap.
Sumber tersebut mengatakan tersangka tidak secara spesifik menyebut Trump sebagai target, tetapi merujuk secara umum pada “pejabat pemerintahan.”
Hingga kini, pihak berwenang belum secara resmi mengonfirmasi motif pelaku, sementara penyelidikan masih berlangsung. Insiden terjadi di hotel Washington Hilton dan memicu evakuasi Trump, Ibu Negara Melania Trump, Wakil Presiden JD Vance, serta sejumlah pejabat senior lainnya. (ntr/udi)




