Polinema Deklarasikan Kampus Hijau, Kembangkan Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan

MALANG POSCO MEDIA, MALANG– Politeknik Negeri Malang (Polinema) wujudkan kampus hijau berkelanjutan melalui gerakan Polinema Goes Green yang dideklarasikan bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jumat (5/ 6) kemarin.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan berbagai aksi nyata melalui penanaman pohon, penyemprotan disinfektan alami, penuangan cairan ekoenzim, hingga peluncuran teknologi ramah lingkungan hasil karya mahasiswa.
Direktur Polinema, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., mengatakan gerakan ini menjadi langkah bersama seluruh sivitas akademika untuk menciptakan lingkungan kampus yang hijau, asri, dan berkelanjutan. “Kami mengajak seluruh warga kampus menjadikan Polinema sebagai kampus hijau yang mampu berkontribusi dalam menghadapi krisis iklim,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Polinema juga meluncurkan sejumlah inovasi teknologi. Seperti alat pencacah sampah plastik, pencacah ranting, air purifier berbasis ekoenzim, alat pemantau kualitas udara, serta pengembangan mobil listrik untuk mendukung transportasi ramah lingkungan di lingkungan kampus.
Menurut Supriatna, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam membangun budaya peduli lingkungan. Kesadaran yang ditanamkan selama masa kuliah diharapkan terbawa saat mereka terjun ke masyarakat dan dunia kerja. “Lulusan Polinema diharapkan menjadi agen perubahan yang ikut mengurangi dampak krisis iklim dan pencemaran lingkungan,” katanya.
Ia menegaskan, program Polinema Goes Green bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Kampus telah menyiapkan kebijakan dan regulasi internal agar gerakan tersebut berjalan secara berkelanjutan.
Budaya memilah sampah, mengolah kompos, serta memanfaatkan kembali limbah organik akan terus dibiasakan dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan kampus. “Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan baik ini akan menjadi budaya yang melekat pada seluruh warga kampus,” pungkasnya. (hud/udi)




