Tak Cemas Benahi Pertahanan

Lebih Kuat: Matheus Blade dkk diyakini lebih solid karena skuad semakin komplet pekan ini.

Malang Posco Media, Malang – Arema FC tidak terlalu khawatir dengan kondisi lini pertahanannya jelang menjamu PSM Makassar pada pekan 32 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (9/5) besok. Meski kebobolan tujuh gol dalam dua pertandingan terakhir yang berujung kekalahan, tim pelatih Singo Edan menilai ada faktor lain yang membuat pertahanan tim mudah ditembus lawan.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan timnya sebenarnya tidak tampil terlalu defensif dalam dua laga terakhir. Bahkan saat menghadapi Persik Kediri, Arema tetap berusaha menekan hingga babak kedua.

“Ya, sebenarnya kami tidak bermain bertahan (parkir bus). Buktinya kami menyelesaikan pertandingan dengan terus menekan Persik di babak kedua,” ujar Marcos Santos.

Menurut pelatih asal Brasil itu, faktor kelelahan akibat jadwal padat menjadi salah satu penyebab performa tim menurun, khususnya di sektor belakang. Bahkan dalam pertandingan terakhir, Arema praktis tampil tanpa komposisi ideal di jantung pertahanan.

“Tim memang merasa kelelahan karena jadwal pertandingan yang padat. Bahkan kami praktis bermain tanpa bek tengah di pertandingan terakhir,” tambahnya.

Kondisi itu diperparah dengan belum idealnya kebugaran sejumlah pemain. Salah satunya Walisson Maia yang baru kembali bermain penuh pekan lalu setelah cukup lama absen latihan.

“Walisson bermain, tapi kondisinya belum bugar total karena kurang latihan. Jadi tim memang merasakan kelelahan secara fisik dengan rentetan jadwal itu. Tapi itu bukan alasan. Kami memang tidak bermain bagus,” tegas Marcos Santos.

Beruntung, opsi lini belakang Arema FC kini jauh lebih lengkap jelang menghadapi PSM Makassar. Hansamu Yama sudah bisa kembali bermain setelah bebas dari hukuman akumulasi kartu. Selain itu, Julian Guevara juga kembali tersedia usai menyelesaikan kursus lisensi kepelatihan.

Kehadiran keduanya membuat stok bek tengah Singo Edan kembali melimpah. Ditambah lagi Walisson Maia yang mulai menemukan ritme permainan, Arema FC juga masih memiliki opsi lain seperti Betinho maupun Matheus Blade untuk dipasang di lini belakang sesuai kebutuhan tim.

Dengan kondisi skuad yang mulai lengkap, Marcos Santos mengaku lebih tenang dalam menyiapkan strategi tim. Situasi itu membuatnya kini bisa lebih fokus membangun permainan menyerang demi memburu kemenangan di kandang sendiri.

Menurutnya, Arema FC harus kembali menemukan karakter permainan agresif dengan tekanan tinggi dan keberanian bermain ke depan. Sebab, dalam tiga laga sisa musim ini, Singo Edan membutuhkan poin maksimal untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.

Karena itu, tim pelatih optimistis pertahanan Arema FC bisa kembali solid sekaligus memberi fondasi kuat bagi lini depan untuk tampil lebih tajam saat menghadapi PSM Makassar. (ley/jon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *