Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Mental Remaja, Mahasiswa STIKes Maharani Edukasi Siswa SMK Negeri 12 Malang Seputar Body Shaming

MALANG POSCO MEDIA – Dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan mental di kalangan remaja, mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan STIKes Maharani Malang telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Body Shaming dan Citra Tubuh Positif Membangun Rasa Percaya Diri dan Menghargai Tubuh” di SMK Negeri 12 Malang, Kamis 16 April 2026.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena body shaming di kalangan remaja yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan mental, seperti menurunnya kepercayaan diri, kecemasan, hingga gangguan psikologis lainnya. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya penerimaan diri dan penghargaan terhadap keberagaman bentuk tubuh.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan yang bersifat edukatif dan interaktif. Materi yang disampaikan meliputi pengertian body shaming, jenis-jenis body shaming, dampak yang ditimbulkan, serta strategi dalam membangun citra tubuh positif.
Materi disampaikan oleh Mahasiswa STIKes Maharani Malang yaitu Anbiyak Zanuba Akhya Gamal dan Angelina Merici Edo dari program studi S1 Keperawatan. Selain itu, peserta juga diberikan motivasi untuk mengembangkan sikap saling menghargai dan menciptakan lingkungan yang suportif serta bebas dari perilaku diskriminatif berbasis penampilan fisik.
Kegiatan ini berada di bawah bimbingan dosen pembimbing, Ns. Ridwan Sofyan, S.Kep., M.Kep. yang memberikan arahan dan supervisi selama proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.
“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bentuk implementasi nyata dari peran mahasiswa keperawatan dalam upaya promotif dan preventif, khususnya dalam meningkatkan kesadaran kesehatan mental remaja. Isu body shaming perlu mendapat perhatian serius karena dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan psikologis siswa,” ungkap Ns. Ridwan Sofyan, S.Kep., M.Kep.
Selain itu, perwakilan dari pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Salah satu guru SMK Negeri 12 Malang yang menjabat sebagai Kepala Humas, Ahmad Suprayitno, S.Pd., mengaku materi yang disampaikan sangat relevan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan edukasi ini karena memberikan wawasan yang sangat relevan bagi siswa. Harapannya, para siswa dapat lebih memahami pentingnya menghargai diri sendiri dan orang lain, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih positif dan inklusif,” terangnya.

Partisipasi aktif siswa SMK Negeri 12 Malang dalam kegiatan ini terlihat dari antusiasme selama sesi diskusi dan tanya jawab. Interaksi yang terjalin menunjukkan adanya peningkatan pemahaman serta kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental dan membangun citra diri yang positif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu menginternalisasi nilai-nilai penerimaan diri serta menghindari perilaku body shaming, baik sebagai pelaku maupun korban. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif, sehat, dan mendukung kesejahteraan psikologi remaja.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa STIKes Maharani Malang dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan remaja. (adv/bua)





