10 Pemain Dipertahankan, Arema FC Jaga Fondasi Tim 2026/2027

Alfarizi, pemain senior yang tetap dipertahankan, karena dinilai mampu memberikan kepemimpinan di lapangan maupun ruang ganti. (Foto IG Arema FC)

MALANGPOSCOMEDIA – Arema FC mulai mematangkan komposisi skuad untuk menghadapi Super League 2026/2027. Manajemen Singo Edan memastikan mempertahankan sepuluh pemain yang menjadi bagian penting tim musim lalu, terdiri dari tujuh pemain lokal dan tiga pemain asing.

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa Arema FC memilih menjaga fondasi tim yang sudah terbentuk dibanding melakukan perombakan besar-besaran. Selain mempertahankan pemain berpengalaman, manajemen juga tetap memberi ruang bagi proses regenerasi pemain muda.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, keputusan mempertahankan para pemain tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap kontribusi mereka sepanjang musim 2025/2026.

“Kami ingin mempertahankan kerangka tim yang sudah ada. Mereka memiliki peran masing-masing dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Arema FC musim lalu. Selain kualitas di lapangan, mereka juga memahami kultur klub dan menjadi contoh bagi pemain-pemain muda,” ujar Yusrinal.

Tujuh pemain lokal yang dipastikan bertahan adalah Alfarizi, Dendi Santoso, Jayus Hariono, Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, Dimas Aryaguna, serta Achmad Maulana Syarif.

Nama Alfarizi, Dendi Santoso, dan Jayus Hariono menjadi simbol loyalitas sekaligus identitas Arema FC. Ketiganya merupakan pemain asli Malang yang telah lama membela Singo Edan dan masih dinilai memiliki peran penting di dalam tim.

Alfarizi tetap menjadi sosok senior yang memberikan kepemimpinan di lapangan maupun ruang ganti. Dendi Santoso yang dikenal sebagai pemain setia atau one man club juga masih dibutuhkan pengalaman dan pengaruhnya. Sementara Jayus Hariono terus menjadi motor lini tengah berkat konsistensi dan etos kerjanya.

Di sisi lain, Arema FC tetap memberi kepercayaan kepada pemain muda seperti Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, dan Dimas Aryaguna yang merupakan jebolan Akademi Arema. Ketiganya dinilai menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim lalu dan masih memiliki potensi besar untuk berkembang.

Salah satu nama yang juga mendapat perhatian khusus adalah Achmad Maulana Syarif. Bek muda tersebut sempat menepi cukup lama akibat cedera, padahal sebelumnya performanya membuat dirinya masuk radar Timnas Indonesia.

“Achmad adalah aset penting bagi klub. Kami memahami situasi yang dialaminya musim lalu karena cedera, tetapi kualitasnya sudah terbukti. Kami percaya dia bisa kembali lebih kuat dan memberikan kontribusi besar untuk tim,” kata Yusrinal.

Selain mempertahankan tujuh pemain lokal, Arema FC juga memastikan tiga pemain asing tetap berseragam Singo Edan musim depan. Mereka adalah Julian Guevara, Betinho, dan Matheus Blade.

Ketiganya menjadi pilar penting sepanjang kompetisi 2025/2026 dan dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan di lini tengah maupun pertahanan.

“Ketiganya memberikan kontribusi yang sangat baik untuk tim musim lalu. Mereka sudah memahami karakter Arema FC, memahami kompetisi di Indonesia, dan menjadi bagian penting dalam permainan yang dibangun pelatih,” ujar Yusrinal.

Menurutnya, keberadaan pemain yang telah memiliki chemistry dengan tim menjadi salah satu faktor utama dalam penyusunan skuad musim depan.

“Kami ingin menjaga fondasi yang sudah terbentuk. Julian, Betinho, dan Matheus menunjukkan konsistensi, profesionalisme, serta komitmen yang baik selama membela Arema FC,” tambahnya.

Selain kualitas individu, ketiga pemain asing tersebut juga memiliki fleksibilitas yang tinggi. Julian Guevara dikenal sebagai gelandang dengan kemampuan distribusi bola dan penguasaan permainan yang baik. Betinho tampil sebagai gelandang pekerja keras yang kuat dalam duel dan transisi bertahan. Sementara Matheus Blade menjadi salah satu pemain paling konsisten di jantung permainan Arema FC.

Bahkan, dalam beberapa kesempatan ketiganya juga dipercaya mengisi lini pertahanan saat tim mengalami krisis pemain akibat cedera maupun akumulasi kartu.

“Kami percaya mereka masih bisa memberikan yang terbaik untuk Arema FC. Mereka bukan hanya punya kualitas, tetapi juga fleksibilitas yang sangat membantu tim dalam berbagai situasi,” tegas Yusrinal. (rex/bua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *