Pemulihan Aman, Tinggal Kembalikan Fisik

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Arema FC memastikan kondisi bek andalan mereka, Walisson Maia, sudah sepenuhnya aman pascacedera. Pemain asal Brasil itu kini terus dipersiapkan untuk tampil maksimal di sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Setelah menjalani comeback saat menghadapi Persik Kediri, pekan lalu, Maia disebut tidak lagi merasakan keluhan pada cedera retak tulang fibula yang sebelumnya dialami.
“Alhamdulillah kondisinya aman. Walaupun sebenarnya lebih cepat dari perkiraan awal, tapi tak ada masalah pada cederanya,” kata Fisioterapis Arema FC Reta Arroyan.
Reta menjelaskan, proses pemulihan Maia terbilang lebih cepat dari prediksi tim medis. Hal itu tidak lepas dari karakter sang pemain yang disebutnya cukup “bandel” dalam arti positif, yakni mampu melawan rasa takut saat menjalani pemulihan cedera.
“Bahkan 1,5 bulan setelah cedera, dia sudah minta main lagi,” ungkapnya.
Sebelumnya, tim medis memperkirakan pemulihan cedera fibula membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 bulan. Namun, dalam kurun 2 bulan lebih, Maia sudah mampu kembali bermain penuh bersama tim.
Meski begitu, kondisi fisik sang pemain diakui belum sepenuhnya mencapai level terbaik. Hal ini lantaran Maia belum mengikuti program latihan secara penuh selama masa pemulihan.
“Paling yang belum 100 persen untuk kondisi fisiknya saja. Karena baru saja tidak mengikuti menu latihan full, jadi fisik juga belum terisi penuh,” tambahnya.
Kembalinya Maia tentu menjadi angin segar bagi pelatih Marcos Santos. Pasalnya, saat pemain tersebut absen, lini belakang Arema FC sempat mengalami penyesuaian besar.
Gelandang Julian Guevara bahkan harus ditarik ke posisi bek tengah untuk menemani Hansamu Yama. Selain itu, dalam laga kontra Persik, Betinho dan Matheus Blade juga sempat mengisi jantung pertahanan Singo Edan.
Dengan kondisi Maia yang sudah pulih, stabilitas lini belakang Arema FC diharapkan kembali terjaga dalam upaya meraih hasil maksimal di sisa musim. (ley/jon)




