MTs Almaarif 01 Singosari-UIN Maliki Malang, Perkuat Kolaborasi, Hadirkan I-YES 2026
MALANG POSCO MEDIA, MALANG– Kolaborasi MTs Almaarif 01 Singosari dengan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menghadirkan ruang belajar lintas budaya. Melalui International Youth-Enhancing Study (I-YES) 2026, sebanyak 25 mahasiswa dari 13 negara berinteraksi langsung dengan siswa madrasah, Rabu (30/9).
Kegiatan bertema “Voices Across Culture: Inspiring Dialogue for a Sustainable Future” tersebut menjadi tahun kedua kolaborasi kedua lembaga. Para mahasiswa internasional tidak hanya hadir sebagai tamu, tetapi mengikuti sejumlah kegiatan pembelajaran dan pengenalan budaya bersama siswa.
Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, M.Pd., mengatakan keberlanjutan I-YES menunjukkan hubungan kerja sama yang terus berkembang antara madrasah dengan Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang. “Ini tahun kedua. Kami bersyukur bisa berkolaborasi kembali dengan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk menghadirkan para mahasiswa luar negeri dan belajar bersama melalui dialog lintas budaya,” ujarnya.
Para mahasiswa berasal dari sejumlah negara, antara lain Pakistan, Ghana, Palestina, Nigeria, Sudan, Afghanistan, dan Filipina. Kedatangan mereka disambut keluarga besar MTs Almaarif 01 Singosari dengan berbagai pertunjukan budaya.
Penyambutan diawali pengalungan syal sebagai cenderamata. Rombongan kemudian memasuki area utama dengan iringan musik Kebo Giro dan Tari Cucuk Lampah. Siswa juga menampilkan tari Nusantara, Paskibra, serta pencak silat Pagar Nusa.
Dekan Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. M. Faisol, M.Ag. turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang kembali terjalin. “Kami berharap, kerja sama ini membuat kedua lembaga semakin dikenal dan membuka ruang interaksi pendidikan yang lebih luas,” ujaranya.
Setelah penyambutan, mahasiswa internasional mengikuti kegiatan di sejumlah kelas. Mereka berdialog dengan siswa, kemudian belajar mengenal batik dan tari tradisional Nusantara.
Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor, S.H., M.H., menilai kolaborasi tersebut memberi manfaat besar bagi madrasah. Menurutnya, keterlibatan UIN Maliki Malang membuat MTs Almaarif semakin dikenal di luar lingkungan sendiri. “Dengan adanya I-YES, tidak hanya MTs yang dikenalkan. Mereka tahu bahwa di Indonesia, khususnya di Singosari, ternyata ada pendidikan yang sebagus madrasah tsanawiyah,” ujaranya.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk memperluas wawasan, meningkatkan keberanian berkomunikasi, dan mengenal keberagaman secara langsung. (hud/udi)





