Terlambat Bangkit!

Arema FC tumbang tipis 2-3 dari Persik Kediri di laga pekan 31 BRI Super League 2025/2026.

Malang Posco Media, Gresik – Arema FC tumbang tipis 2-3 dari Persik Kediri di laga pekan 31 BRI Super League 2025/2026. Tim terhindar dari kekalahan telak, setelah sempat seolah tertidur di babak pertama, namun tampil jauh lebih bagus di babak kedua. Teguran keras tim pelatih saat jeda membuat penggawa Singo Edan memperbaiki performa usai jeda.

Arema FC sempat tertinggal tiga gol akibat permainan yang loyo di babak pertama. Sayangnya, upaya kebangkitan Arema FC di babak kedua terbukti terlambat untuk menyelamatkan poin.

​Kondisi ini diakui langsung oleh Bek Arema FC Walisson Maia. Dia menyebut timnya seolah “memberikan” ruang bebas bagi lawan di babak pertama hingga gawang mereka dengan mudah bobol tiga kali.

​Maia mengakui bahwa organisasi pertahanan di paruh pertama sangat kacau. Kurangnya semangat dan determinasi membuat para pemain Persik leluasa mengeksploitasi jantung pertahanan Arema FC tanpa pengawalan yang berarti.

​”Seperti kata Coach Marcos, babak pertama kami kurang semangat. Dari tiga gol itu, sepertinya tidak ada pemain yang menjaga lawan,” ungkap Walisson Maia dengan nada menyesal selepas pertandingan.

​Melihat performa yang memalukan tersebut, tim pelatih tidak tinggal diam. Saat jeda pertandingan, suasana ruang ganti ‘lebih panas’. Pelatih memberikan tekanan dan teguran keras kepada seluruh pemain agar tidak kembali ke lapangan dengan mentalitas yang sama seperti babak pertama.

​”Pas waktu ganti babak kedua, Coach tekan pemain, marah sekali. Karena kalau tidak marah, pasti kita akan lebih malu lagi di babak kedua. Hasilnya, di babak kedua Arema jadi lebih siap,” tambah pemain asal Brasil tersebut.

​Meski performa meningkat di paruh kedua, Arema FC harus menghadapi tembok besar Persik yang juga tak mau kehilangan kesempatan menang di depan mata. Walisson Maia menyebut, mengejar ketertinggalan tiga gol bukanlah perkara mudah ketika mental tim sudah sempat jatuh di awal laga. Meski berhasil mencetak dua gol balasan, Singo Edan tetap gagal menyamakan kedudukan.

​”Sebenarnya ada peluang untuk langsung cari tiga gol, tapi sulit karena sudah kalah mental. Mental itu sulit untuk cari gol, tapi kami masih bisa dapat dua gol,” jelasnya.

Alhasil, Arema FC harus rela kalah 2-3 dari Persik. Kekalahan ini adalah kali kedua beruntun, setelah sebelumnya Tim Singo Edan takluk pula dalam Derbi Jatim melawan Persebaya. (ley/jon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *